Padang Panjang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Suasana Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam ISI Padang Panjang tampak semarak. Pasalnya, pementasan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dari 5 SD dan 8 SLTP di Kota Padang Panjang memukau para penonton yang hadir, Jumat (16/9).
Pertunjukan seni tersebut meliputi karya seni, music, teater dan tari, kegiatan yang dibuka oleh Walikota Padang Panjang yang diwakili Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zulkifli, SH ini turut dihadiri Kepala UPTD Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumbar yang diwakili Pamong Budaya Muda, Hariadi, S.S, M. A
Dalam sambutannya Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zulkifli, SH menyambut baik kegiatan GSMS yang bertujuan untuk mengimplementasikan hasil berkesenian dari para seniman yang bersifat edukatif melalui peserta didik pada jenjang SD dan SMP di Kota Padang Panjang dan melestarikan kesenian melalui seni.
Melalui kegiatan pementasan dan pameran karya siswa GSMS ini Zulkifli berharap kedepannya akan lebih dapat mengembangkan, melestarikan dan menumbuhkan kecintaan para siswa pada kesenian sebagai bagian budaya yang mendukung penyelenggara pendidikan karakter.
Gerakan ini diharapkan dapat menanamkan nilai pendidikan, karakter. Sebab di sini tak hanya mempelajari materi seni, tetapi juga manajemen, teamwork, menghargai orang lain, dan berkolaborasi. Karena seni itu tidak berdiri sendiri. Seni itu sangat penting dalam kehidupan kita, karena melalui seni, otak kiri dan otak kanan bisa seimbang,” harapnya.
Zulkifli juga berharap, 13 seniman yang terlibat GSMS untuk tidak hanya berhenti sampai di sini saja, tetapi juga bisa memberikan pengabdian dan kontribusi pada pengembangan pendidikan di Kota Padang Panjang. Sehingga kedepan, kegiatan ini dapat dikembangkan lagi, baik secara kualitas maupun kuantitas.
Sementara itu, Kepala UPTD Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumbar yang diwakili Pambong Budaya Muda, Hariadi juga turut menyambut baik kegiatan GSMS yang digelar oleh Pemerintah Kota Padang Panjang ini.
Semoga dengan adanya kegiatan berkesenian macam ini akan mampu dijadikan ajang kreatifitas sekaligus silaturahmi antar seniman, guru dan para siswa, sehingga mampu terbangun budaya berkesenian kompetitif yang sehat, dan semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat ganda bagi pihak praktisi, akademisi maupun birokrasi, juga memberikan dampak positif terhadap upaya pelestarian seni budaya di Kota Padang Panjang, “ucapnya.
Turut hadir, FORKOPIMDA, Perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, perwakilan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang dan pejabat lainnya. (MK)
