Tol Sicincin-Bukittinggi akan dibangun akhir 2026. Apa kabar jalur layang (flyover) Aua Kuniang, Bukittinggi.(Dok. Ist.)
Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andre Rosiade, menyatakan bahwa pembangunan jalan tol Sicincin–Bukittinggi ditargetkan bisa dimulai pada akhir tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Andre usai bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy di Padang, baru-baru ini.
Andre menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari kelanjutan Tol Padang–Pekanbaru dan diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 18 triliun. Salah satu tantangan utama yang harus segera diselesaikan adalah pembebasan lahan.
“Kita bergerak cepat. Insyaallah target kita akhir 2026 sudah bisa dimulai. Tentu butuh dukungan seluruh pemerintah, stakeholder Sumbar dan masyarakat untuk bantu pembebasan lahannya. Nanti Pak Wagub yang pimpin langsung pembebasan lahannya,” ujar Andre kepada wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, Andre juga menerima surat resmi dari Pemprov Sumbar yang menyatakan dukungan terhadap kelanjutan pembangunan jalan tol Sicincin–Bukittinggi. Surat ini akan diserahkan kepada Menteri PUPR sebagai dokumen pendukung untuk mempercepat proses pembangunan.
“Pihak Hutama Karya akan menyiapkan feasibility study dan desain. Ditambah dengan surat dari Pak Gubernur, sehingga Menteri PU bisa memproses seluruhnya,” jelas Andre yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas dukungan Andre Rosiade dalam memperjuangkan proyek strategis ini. Ia berharap masyarakat Sumbar turut mendoakan agar pembangunan tol berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi daerah.(d®amlis).
Penulis. : d®amlis
Editor. : Red minakonews
