(Dok. FA & AI)
Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – 23 Agustus 2025. Kota Padang diguncang dua peristiwa kebakaran besar dalam satu hari. Kebakaran pertama terjadi pagi hari di Kecamatan Koto Tangah dan menelan satu korban jiwa. Kebakaran kedua terjadi sore harinya di Kecamatan Lubuk Begalung, menghanguskan sepuluh petak rumah dan kos-kosan.
Tragedi Pagi: Satu Tewas Terjebak di Ruko Koto Tangah
Sekitar pukul 05.13 WIB, api melalap sebuah ruko di Jalan Garuda No. 25 C, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Pemilik ruko, Roni Putra (32), ditemukan meninggal dunia di dalam bangunan setelah terjebak akibat pintu berjeruji besi dan rolling door yang tertutup rapat.
Petugas Damkar Kota Padang mengerahkan 7 armada dan 70 personel, tiba di lokasi pukul 05.18 WIB, dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 06.36 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta, sementara aset senilai Rp1 miliar berhasil diselamatkan.
Sore Mencekam: 10 Petak Rumah Ludes di Lubuk Begalung
Pukul 17.07 WIB, api kembali berkobar di kawasan padat penduduk Jalan Dalam Gadung Jo.12, RT 003/RW 008, Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Sebanyak 10 petak rumah dan kos-kosan hangus terbakar, mengakibatkan 34 jiwa dari 8 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Damkar Padang mengerahkan 9 armada dan 80 personel, dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 18.16 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Respons Pemerintah
Lurah Lubuk Begalung Nan XX, Yusdi Koto, langsung mendirikan tenda darurat dan posko bantuan di lokasi kejadian. Ia mengimbau masyarakat untuk membantu korban dengan pangan, pakaian layak pakai, dan dukungan psikososial.
Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kedua kebakaran. Pemerintah Kota Padang berjanji akan mengevaluasi sistem mitigasi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk yang minim akses evakuasi.(d®amlis).
Penulis. : d®amlis
Editor. : Red minakonews
