Indeks

Oknum Brimob Lindas Ojol Saat Demo DPR, 7 Personel Diamankan

Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim: “Oknum Brimob yang melindas supir Ojol sudah diamankan” (Dok. Divpropam).

Jakarta, MINAKONEWS.COM – Insiden tewasnya pengemudi ojek online (ojol) saat kericuhan demo DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, terus bergulir. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memastikan, tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti insiden tersebut. Sudah diamankan. Kami sedang lakukan pemeriksaan internal terhadap personel yang diduga terlibat,” ujar Abdul Karim dalam jumpa pers di RSCM, Jumat dini hari (29/8).

Abdul Karim, yang menjabat sebagai Kadiv Propam sejak Juni 2024, menegaskan, proses investigasi akan dilakukan secara transparan dan tidak pandang bulu. Ia juga menyebut bahwa Propam Polri bekerja sama dengan Propam Brimob untuk memastikan akuntabilitas penanganan kasus.

Polisi Juga Jadi Korban
Selain korban sipil, Abdul Karim juga mengungkap bahwa 10 anggota Polri terluka saat mengawal aksi unjuk rasa, dengan satu orang dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati.

Anggota Polri yang dirawat saat ini terdata 10 orang, memang ada yang kritis satu. Tapi kami masih mengecek kembali karena datanya masih simpang siur,” jelasnya.

Kericuhan terjadi sejak Kamis (28/8) sore, saat massa aksi dari elemen mahasiswa dan buruh mulai terpencar ke beberapa titik. Di tengah situasi yang memanas, kendaraan taktis Barracuda milik Brimob melaju di tengah kerumunan dan menabrak seorang pengemudi ojol, Mohammad Umar Amarudin, yang kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Respons Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan komunitas ojol.
“Saya sangat menyesali insiden ini dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut,” ujar Sigit dalam keterangan tertulis.

Ia juga telah memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk mencari keberadaan korban, memastikan penanganan medis, dan menginstruksikan Propam untuk menindaklanjuti kasus secara serius.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri telah bertemu langsung dengan keluarga korban di RSCM dan menyampaikan komitmen untuk menindak tegas pelaku yang terlibat.

Tuntutan Publik
Tagar #OjolGugur dan #BarracudaBrutal masih menjadi trending di media sosial. Komunitas ojol dan masyarakat sipil mendesak agar kasus ini tidak berhenti di ranah disiplin internal, melainkan dilanjutkan ke proses hukum pidana.

Publik menanti transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini, yang dinilai sebagai ujian besar bagi Polri dalam membuktikan komitmen terhadap reformasi dan perlindungan hak warga sipil.(DRJ/Divpropam).

Penulis. : DRJ/Divpropam

Editor. : Red minakonews