Indeks

Ahmad Sahroni Dicopot Dari Pimpinan Komisi III DPR, Efek Pernyataan Kontroversial?

Ahmad Syahroni (Dok. Wikipedia).

Jakarta, MINAKONEWS.COM – 29 Agustus 2025. Politikus Partai NasDem yang dikenal sebagai “Crazy Rich Priok”, Ahmad Sahroni, resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi Fraksi NasDem DPR yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Viktor Laiskodat dan Sahroni sendiri selaku Sekretaris Fraksi,

Posisi Sahroni kini digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi I DPR. Sementara Sahroni dialihkan ke posisi Rusdi sebagai anggota Komisi I DPR.

Kontroversi yang Memicu Rotasi.
Pencopotan Sahroni diduga kuat berkaitan dengan pernyataannya yang menuai kritik tajam dari publik. Dalam kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara pada 22 Agustus 2025, Sahroni menyebut, orang-orang yang menyerukan pembubaran DPR adalah “orang tolol sedunia”.

Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia, ujar Sahroni saat itu.

Pernyataan tersebut memicu gelombang protes di media sosial. Netizen menilai komentar Sahroni arogan dan meremehkan suara publik. Kolom komentar akun Instagram-nya dibanjiri kritik, bahkan beberapa tokoh masyarakat menyebut pernyataan itu tidak pantas keluar dari seorang wakil rakyat.

Respons Fraksi NasDem.
Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Laiskodat, menyebut rotasi ini sebagai bagian dari strategi internal untuk merespons dinamika politik nasional.

Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan, ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia juga menekankan bahwa Komisi III memiliki peran vital dalam pengawasan institusi penegak hukum seperti Kejaksaan, Polri, dan KPK. Rotasi ini diharapkan memperkuat fokus legislasi dan pengawasan di bidang hukum.

Sahroni Tetap Aktif
Meski dicopot dari posisi pimpinan Komisi III, Sahroni tetap aktif sebagai anggota DPR dan kini bertugas di Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi. Belum ada pernyataan resmi dari Sahroni terkait pencopotannya, namun ia tercatat ikut menandatangani surat rotasi tersebut.(DRJ).

Penulis. : DRJ

Editor. : Red minakonews