Paskibraka sedang menghormat dengan semangat, disiplin, dan kebanggaan yang terpancar dari sorot mata mereka.(d®amlis & Al)
Laporan Naratif oleh MinakoNews
Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Ketika sorotan publik tertuju pada demonstrasi dan ketegangan sosial di berbagai kota, Sumatera Barat menyimpan kisah yang berbeda: tentang anak-anak muda yang berdiri tegak, berseragam putih, dan menghormat dengan penuh keyakinan.
Mereka adalah 76 anggota Paskibraka Sumbar 2025, putra-putri terbaik dari berbagai kabupaten dan kota yang dikukuhkan pada 15 Agustus lalu. Di tengah atmosfer politik yang panas, mereka menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada HUT RI ke-80 dengan disiplin dan ketenangan yang luar biasa.
Ini bukan sekadar tugas. Ini kehormatan,” ujar Rani Maulida, salah satu anggota Paskibraka dari Kabupaten Solok Selatan. Ia mengaku latihan selama tiga minggu bukan hanya soal baris-berbaris, tapi juga tentang membentuk karakter dan rasa cinta tanah air.
Pengukuhan mereka berlangsung di Auditorium Gubernur Sumbar, disaksikan oleh Forkopimda, pejabat daerah, dan keluarga. Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menyebut mereka sebagai “generasi harapan yang membawa nilai-nilai persatuan di tengah perbedaan.
Tak hanya penghargaan simbolik, para anggota Paskibraka juga mendapat tawaran pembinaan lanjutan dan jalur prioritas untuk rekrutmen di TNI, Polri, dan BUMN. Sebuah langkah nyata bahwa prestasi dan disiplin masih dihargai di negeri ini.
Kini, dua minggu setelah bendera dikibarkan, sebagian dari mereka sudah kembali ke sekolah. Tapi semangat yang mereka bawa dari lapangan upacara tetap menyala. “Kami ingin jadi pemimpin yang jujur dan kuat,” kata Fahri, anggota dari Kota Bukittinggi.
Di tengah gejolak, mereka tetap menghormat. Dan mungkin, dari barisan tegap itu, masa depan Indonesia sedang disiapkan—dengan tenang, dalam diam, tapi penuh makna.(d®amlis).
Penulis. : d®amlis
Editor. : Red minakonews
