Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P. (Dok: Dirjen Tanaman Pangan).
Jakarta, MINAKONEWS .COM – 1 September 2025. Sektor pertanian Indonesia kembali mencatat capaian positif. Produksi padi pada musim tanam gadu tahun 2025 diproyeksikan meningkat sebesar 11,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat ketahanan pangan nasional berada di jalur yang tepat.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi pada periode Juli–September 2025 diperkirakan mencapai 3,07 juta hektare, naik 11,33 persen dari tahun lalu. Dengan luas panen tersebut, potensi produksi Gabah Kering Giling (GKG) diproyeksikan mencapai 15,76 juta ton, meningkat sekitar 1,59 juta ton dibandingkan 2024.
Panen gadu tahun ini menjadi momentum positif, karena selain menjaga pasokan beras nasional, juga memberi tambahan pendapatan bagi petani dengan ditetapkannya HPP gabah baru Rp6.500,” ujar Yudi Sastro, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.
Produksi Beras Konsumsi Juli–September 2025:,- Tahun lalu: 8,17 juta ton,- Tahun ini: 9,08 juta ton,- Kenaikan: 11,17 persen. Total produksi beras Januari–September 2025 diperkirakan mencapai 28,24 juta ton, naik 13,53 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Faktor Pendorong Kenaikan Produksi:,- Ketersediaan air irigasi yang stabil,- Pemanfaatan benih unggul,- Pemupukan berimbang,- Mekanisasi prapanen dan pascapanen,- Perlindungan tanaman dari hama dan dampak iklim,- Optimalisasi Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai acuan bantuan pemerintah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, keberhasilan LTT akan menjadi dasar penyaluran bantuan seperti benih, alsintan, dan pupuk. Hal ini diharapkan mendorong Dinas Pertanian di daerah untuk lebih agresif dalam meningkatkan target tanam bulanan.
Suara Petani:
Sutrisno, petani asal Klaten, Jawa Tengah, mengaku hasil panennya tahun ini lebih melimpah.
“Alhamdulillah, panen kali ini lebih banyak. Cuaca sempat menantang, tapi hasilnya lebih bagus dari tahun lalu,” ujarnya.(DRJ).
Penulis. ; DRJ
Editor. : Red minakonews
