Indeks

Wisata Minang Tampil di CAEXPO: Diplomasi Budaya Lewat Rendang dan Randai

Penari tradisional Minangkabau tampil dalam peluncuran resmi Calendar of Events 2025 Sumatera Barat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – 2 September 2025. Sumatera Barat bersiap tampil di ajang China–ASEAN Expo (CAEXPO) 2025 bukan hanya sebagai eksportir rempah dan kopi, tapi juga sebagai duta budaya dan pariwisata Indonesia. Di tengah persaingan dagang regional, Sumbar membawa kekuatan khasnya: kuliner legendaris, seni tradisi, dan lanskap alam yang memesona.

Kuliner Minangkabau menjadi pintu masuk diplomasi budaya. Rendang, yang pernah dinobatkan sebagai makanan terenak dunia, akan ditampilkan bersama kopi Minang Takicuah Arabika—produk unggulan UMKM yang kini siap ekspor.

Kita tidak hanya menjual barang, tapi juga rasa, cerita, dan identitas,” ujar Ikbal Maulana dari Indonesia Export Channel (IEC) Sumbar.

Delegasi Sumbar juga menyiapkan pertunjukan seni seperti tari piring, randai, dan musik saluang sebagai bagian dari showcase budaya. Fashion etnik berbasis tenun dan bordir Minang akan ditampilkan dalam sesi Creative ASEAN di CAEXPO.

Ini bukan sekadar hiburan, tapi strategi membangun brand pariwisata Sumbar di mata buyer dan investor internasional.

Sumbar membawa katalog wisata yang mencakup:

– Danau Maninjau, Lembah Harau, dan Bukittinggi sebagai destinasi eco-tourism
– Festival Siti Nurbaya, Pacu Jawi, dan Langkisau sebagai atraksi budaya tahunan
– Paket wisata halal dan edukatif untuk pasar Tiongkok yang makin terbuka

Kementerian Pariwisata dan Pemprov Sumbar menargetkan CAEXPO sebagai gerbang promosi wisata berbasis budaya dan alam.

Di tengah dominasi angka dan grafik ekspor, Sumatera Barat memilih jalur yang lebih lembut tapi berdampak: menyentuh hati lewat budaya. CAEXPO 2025 bukan hanya soal dagang, tapi soal bagaimana Sumbar memperkenalkan dirinya ke dunia—dengan rasa, warna, dan warisan.(DRJ).

Penulis : DRJ

Editor. : Red minakonews