Kelinci Sumatra atau nama latinnya Nesolagus Netscheri ditemukan di Tandikat oleh Tim Peneliti UNP, yang dipimpin oleh Sandi Fransisko Pratama (Dok.Ist.)
Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – 2 September 2025 — Tim peneliti dari Universitas Negeri Padang (UNP) berhasil merekam keberadaan kelinci belang Sumatra (Nesolagus netscheri) di kawasan hutan Gunung Tandikat, Kabupaten Tanah Datar. Spesies ini dikenal sangat langka dan berstatus terancam punah.
Penelitian dilakukan oleh kelompok riset Keanekaragaman Hayati Sumatera yang dipimpin oleh Sandi Fransisco Pratama, M.Sc., bersama mahasiswa Hijratul Hasanah dan Rivaldo Situmorang. Mereka memasang kamera jebakan sejak Desember 2024 dan mendapatkan rekaman visual pada Mei 2025.
Kelinci belang Sumatra memiliki pola belang menyerupai harimau mini, dengan bulu oranye kecokelatan dan garis-garis hitam. Satwa ini hidup di hutan dataran tinggi Sumatra pada ketinggian 600–1600 meter dan aktif di malam hari.
Tim peneliti berencana melakukan penyuluhan kepada masyarakat Nagari Singgalang yang tinggal di sekitar habitat kelinci, untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pelestarian satwa endemik tersebut.
Temuan ini membuka peluang baru bagi upaya konservasi satwa langka di Sumatera Barat dan memperkuat peran UNP dalam riset biodiversitas.
Sumber informasi diambil dari publikasi internal UNP dan dokumentasi lapangan yang dirilis pada Juli 2025.(d®amlis).
Penulis : d®amlis
Editor. : Red minakonews
