Indeks

Antisipasi Dampak Erupsi Marapi, BPBD Kesbangpol Bagikan Ribuan Masker

BPBD Padang Panjang bagikan 10.000 masker usai erupsi Marapi—warga diminta tetap waspada dan lindungi diri dari abu vulkanik (Foto: Diskominfo).

Padang Panjang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Menyusul erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Kamis (9/10/2025) pukul 12.18 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol Kota Padang Panjang bergerak cepat membagikan sekitar 10.000 masker kepada masyarakat.

Erupsi berlangsung selama 1 menit 34 detik dengan amplitudo maksimum 24,9 milimeter. Kolom abu teramati setinggi 1.500 meter di atas puncak, berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut. Gunung Marapi saat ini berstatus Level II (Waspada), dan masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah.

Pembagian masker difokuskan di dua titik keramaian, yakni Simpang PDAM dan kawasan Pasar Pusat Padang Panjang. Kepala BPBD Kesbangpol, Nofiyanti, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi agar masyarakat tetap aman dari paparan abu vulkanik.

“Kami langsung bergerak setelah erupsi Marapi siang tadi. Ribuan masker telah kami bagikan agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Salah seorang warga, Iren (24), menyambut baik aksi cepat tanggap tersebut. “Senang sekali karena BPBD peduli dengan masyarakat. Masker medis ini sangat dibutuhkan untuk melindungi diri dari bahaya abu vulkanik,” tuturnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan menghindari area rawan lahar dingin terutama saat hujan.

Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com