Festival Mauluik Gadang 2025 hari kedua: tradisi Malamang berpadu dengan streaming digital, Padang Pariaman tampil mendunia.(Infografis: d®amlis/AI).
Padang Pariaman, MINAKONEWS.COM – Festival Mauluik Gadang 2025 memasuki hari kedua Jumat (17/10) di Masjid Raya IKK Parit Malintang, Kabupaten Padang Pariaman. Rangkaian kegiatan budaya dan keagamaan berlanjut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Hari kedua festival ditandai dengan prosesi Malamang lanjutan, pertunjukan seni Islami, dan pembacaan syair Syarafal Anam. Uniknya, seluruh kegiatan disiarkan langsung melalui kanal [Padang Pariaman TV di YouTube](https://www.youtube.com/watch?v=tIgoi58Qr-A), memungkinkan masyarakat dari luar daerah ikut menyaksikan secara real-time.
“Senang sekali bisa menyaksikan acara ini dari rumah. Rasanya seperti ikut duduk di halaman masjid,” ujar Fitri, warga Lubuk Alung yang menonton via streaming.
Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmang, menyampaikan bahwa digitalisasi festival adalah bagian dari upaya memperluas jangkauan budaya lokal. “Kita ingin tradisi ini dikenal luas, bukan hanya di Sumatera Barat, tapi juga secara nasional,” ujarnya dalam sambutan daring.
Festival ini juga menjadi ajang edukasi budaya bagi generasi muda. Sejumlah pelajar dari SMA dan pesantren diundang untuk mengikuti workshop seni Islami dan sejarah Mauluik Gadang. Pemerhati budaya Minang, Dr. Elvira Sari, menyebut bahwa pendekatan ini penting untuk regenerasi nilai-nilai adat.
Hari kedua ditutup dengan pertunjukan Shalawat Dulang dan Badikie, yang menggambarkan semangat kebersamaan dan cinta Rasul dalam bentuk seni tutur khas Minangkabau.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
