Dana pembangunan daerah disalurkan lewat PT SMI. Pemerintah siapkan Rp3 triliun dengan bunga ringan untuk triwulan IV 2025 (Ilustrasi: DRJ/AI).
Jakarta (DKI) — MINAKONEWS.COM
Pemerintah pusat membuka peluang baru bagi daerah untuk mendapatkan pembiayaan pembangunan melalui skema pinjaman berbunga rendah lewat PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Skema ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Pemberian Pinjaman oleh Pemerintah Pusat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa PT SMI siap menyalurkan hingga Rp3 triliun untuk triwulan IV 2025, dengan bunga sekitar 0,5 persen. Ia menegaskan bahwa proyek daerah yang layak dan siap eksekusi akan diprioritaskan.
Purbaya menyatakan, pemerintah akan mempercepat proses channeling dana jika daerah dan PT SMI sama-sama siap. Ia menambahkan bahwa proyek yang bagus dan diterima oleh PT SMI akan dijalankan dengan bunga yang lebih rendah dari sebelumnya.
Skema ini dinilai dapat mempercepat pelaksanaan proyek strategis daerah tanpa membebani anggaran secara berlebihan. Pemerintah berharap sinergi fiskal antara pusat dan daerah semakin kuat, terutama menjelang akhir tahun anggaran.
Di hari yang sama, publik juga menanti rilis resmi angka pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan proyeksi Permata Institute for Economic Research, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,04 persen secara tahunan (year-on-year), sedikit melambat dibanding kuartal II yang tercatat 5,12 persen.
Konsensus ekonom menyebut perlambatan ini dipicu oleh investasi dan belanja pemerintah yang belum maksimal, meski konsumsi rumah tangga dan ekspor tetap menjadi penopang utama. Pemerintah tetap optimistis, sementara pengamat berharap transparansi data tetap dijaga.
Kebijakan pinjaman daerah dan proyeksi ekonomi ini menjadi sorotan penting menjelang akhir tahun, di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan inklusif.
Penulis: DRJ
Editor. : Red. Minakonews.com
