Indeks

Fatima Bosch, Miss Meksiko 2025: dari Teapa ke Panggung Dunia

Fatima Bosch, Miss Meksiko 2025, menjadi sorotan dunia usai menolak perlakuan tidak profesional di ajang Miss Universe Thailand (Dok. Wikipedia).

BANGKOK (THAILAND),
MINAKONEWS.COM — Nama Fatima Bosch Fernández mendadak menjadi sorotan dunia setelah sikap tegasnya dalam menghadapi perlakuan tidak profesional di ajang Miss Universe 2025. Perempuan asal Teapa, Tabasco, Meksiko ini dinilai sebagai simbol keberanian baru dalam dunia pageant internasional.

Pageant adalah ajang kompetisi yang menilai peserta berdasarkan kecantikan fisik, kepribadian, bakat, dan kemampuan berbicara di depan publik. Istilah ini paling sering digunakan untuk menyebut kontes kecantikan seperti Miss Universe, Miss World, atau Putri Indonesia.

Fatima, 25 tahun, memulai kariernya sebagai juara Flor Tabasco 2018, ajang kecantikan lokal yang membawanya ke panggung nasional. Ia dikenal sebagai model, pengusaha fashion, dan aktivis sosial yang fokus pada isu pemberdayaan perempuan. Di Meksiko, ia mendirikan label pakaian yang mengusung tema keberanian dan kesetaraan.

Dalam ajang Miss Universe 2025 yang digelar di Thailand, Fatima mendapat teguran terbuka dari Direktur Nasional Thailand, Nawat Itsaragrisil, karena tidak mengikuti sesi promosi lokal. Nawat menyebut Fatima “bodoh” dalam siaran langsung, yang memicu walk-out sejumlah kontestan sebagai bentuk solidaritas.

Warga Bangkok menyayangkan insiden tersebut. “Kami bangga menjadi tuan rumah, tapi kejadian ini mencoreng citra kami,” ujar Chalida, warga lokal yang mengikuti perkembangan ajang tersebut.

Presiden Miss Universe, Raul Rocha, langsung mengambil tindakan tegas dengan mencopot Nawat dari jabatannya. “Kami menjunjung tinggi rasa hormat dan profesionalisme. Tidak ada ruang bagi pelecehan verbal terhadap peserta,” ujarnya dalam konferensi pers.

Fatima sendiri menyampaikan sikapnya melalui media sosial. “Orang-orang Meksiko tidak menyerah karena menyerah bukan bagian dari sejarah kami,” tulisnya di akun Instagram resmi.

Pengamat budaya pop Asia Tenggara, Dr. Ratri Mahendra, menilai Fatima sebagai representasi baru dari kontestan yang tidak hanya tampil cantik, tetapi juga berani menyuarakan nilai. “Ia menunjukkan bahwa mahkota bukan hanya simbol kecantikan, tapi juga tanggung jawab moral,” jelasnya.

Ajang Miss Universe 2025 tetap berlangsung di Thailand dengan pengawasan langsung dari organisasi pusat. Fatima Bosch kini menjadi ikon integritas dan keberanian, serta mendapat dukungan luas dari publik internasional.

Penulis: wangkadon
Editor. : Red. Minakonews.com