Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani beri keterangan usai rapat terbatas di Istana Merdeka, bahas percepatan proyek hilirisasi dan energi terbarukan (Foto Dok. Setpres).
Jakarta, MINAKONEWS.COM — Pemerintah menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (06/11/2025), guna membahas percepatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi strategis dan pelaksanaan proyek hilirisasi lintas sektor. Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani bersama jajaran terkait.
Dalam keterangan pers usai pertemuan, Rosan menyampaikan bahwa pemerintah telah menyelesaikan evaluasi menyeluruh terhadap 18 proyek hilirisasi strategis yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026. Ia menegaskan bahwa proses eksekusi akan segera dimulai, dengan prioritas pada proyek-proyek yang telah lolos studi kelayakan.
Rosan juga memastikan bahwa aspek pembiayaan tidak menjadi kendala. “Pendanaan untuk proyek-proyek strategis nasional berada dalam kondisi sangat baik. Rating keuangan kita juga solid, dan investor menunjukkan kepercayaan tinggi,” ujarnya.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah program waste-to-energy atau konversi sampah menjadi energi listrik. Rosan melaporkan bahwa lebih dari 240 investor potensial dari luar negeri telah menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut. Penjaringan dan pendaftaran investor telah dilakukan, dan proses seleksi tengah berlangsung.
Program hilirisasi yang dimaksud mencakup berbagai industri, termasuk pengolahan mineral, energi alternatif, dan substitusi bahan bakar impor seperti LPG. Pemerintah menekankan pentingnya efisiensi teknologi dan kepastian hukum dalam pelaksanaan proyek-proyek tersebut.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
Penulis: DRJ
Editor. : Red. Minakonews.com
