Indeks

Musholla Mahabbah, Simbol Toleransi dan Kemegahan di Mall Panakkukang

Musholla megah di jantung mall Makassar, dibangun pengusaha non-Muslim, jadi simbol toleransi dan keindahan spiritual yang menyatu dalam arsitektur (Foto Dok. Ist).

Makassar (Sulsel), MINAKONEWS.COM — Di lantai tiga Mall Panakkukang Makassar, berdiri sebuah musholla megah yang menyerupai masjid raya. Musholla Mahabbah, yang berarti cinta kasih, dibangun oleh Benny Lukman, seorang pengusaha Tionghoa non-Muslim, sebagai bentuk penghormatan terhadap mayoritas pengunjung mall yang beragama Islam.

Musholla ini memiliki luas sekitar 1.350 meter persegi untuk jamaah pria dan 300 meter persegi untuk wanita, dengan kapasitas total mencapai 3.600 orang. Gaya arsitekturnya mengadopsi nuansa Timur Tengah, lengkap dengan mihrab, mimbar, dan tempat wudhu yang dihiasi ornamen khas seperti teko Aladin. Lokasinya berada di lantai tiga, berdekatan dengan wahana bermain anak.

Sejumlah pengunjung menyebut Musholla Mahabbah sebagai musholla rasa masjid raya. “Saya kira ini musholla mall terbesar di dunia. Luasnya luar biasa, dan suasananya sangat khusyuk,” ujar salah satu warga yang ditemui usai salat Dzuhur.

Pihak pengelola mall menyampaikan bahwa pembangunan musholla ini merupakan inisiatif langsung dari Benny Lukman, tanpa permintaan khusus dari pihak luar. “Beliau ingin menghadirkan ruang ibadah yang layak dan nyaman, sebagai bentuk cinta terhadap keberagaman di Makassar,” jelas salah satu staf manajemen.

Secara sosial, keberadaan Musholla Mahabbah menjadi simbol toleransi dan inklusivitas di ruang publik. Di tengah dinamika keberagaman Indonesia, langkah Benny Lukman menunjukkan bahwa nilai-nilai persaudaraan lintas iman dapat tumbuh di ruang komersial.

Penulis: 44d1n0
Editor. : Red. Minakonews.com