Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pimpin kebijakan reaktivasi 7.200 rekening bansos terindikasi judi online (Dok: Wikipedia).
Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) mengaktifkan kembali 7.200 rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya diblokir karena terindikasi digunakan untuk judi online.
Keputusan ini diambil setelah proses verifikasi lapangan menunjukkan bahwa penerima tersebut benar-benar membutuhkan bantuan untuk kebutuhan dasar.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan, dari sekitar 600.000 penerima bansos yang terindikasi judi online, lebih dari 200.000 orang mengajukan permohonan reaktivasi. Namun, hanya 7.200 rekening yang dinilai layak diaktifkan kembali berdasarkan rekomendasi pendamping sosial di daerah.
“Rekening yang diaktifkan kembali masih dalam pengawasan ketat bersama PPATK dan pendamping sosial selama enam bulan ke depan. Kami pastikan bansos tidak disalahgunakan lagi,” ujar Gus Ipul.
Kemensos menegaskan, langkah ini bukan bentuk toleransi terhadap praktik judi online, melainkan upaya menjaga hak warga miskin yang tetap membutuhkan bantuan. Meski rekening telah aktif kembali, pencairan bansos masih menunggu hasil pengawasan lanjutan.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap bansos tetap tepat sasaran sekaligus memberi efek jera bagi penerima yang pernah menyalahgunakan bantuan.
Penulis: DRJ
Editor. : Red. Minakonews.com
