Indeks

82 Persen Wisatawan Masuk Lewat Udara, Kemenpar Dorong Rute Langsung

Deputi Kemenpar paparkan kajian konektivitas udara untuk pemerataan wisatawan.(Foto Dok. Kemenpar).

Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS.COM – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia merilis kajian strategis terbaru yang bermanfaat untuk memudahkan perjalanan wisatawan, memperluas kunjungan ke berbagai daerah, dan meningkatkan daya saing pariwisata nasional. Kajian ini menekankan pentingnya konektivitas udara sebagai jalur utama masuknya wisatawan mancanegara.

Data menunjukkan 82 persen wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia lewat jalur udara, dengan Jakarta dan Bali menampung lebih dari 81 persen trafik internasional. Kondisi ini membuat kunjungan wisatawan menumpuk di dua daerah saja, sementara destinasi lain masih kurang terjangkau.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar, Martini M. Paham, menegaskan perlunya strategi konektivitas yang lebih merata agar destinasi prioritas lain ikut berkembang. Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, menambahkan bahwa pasar utama seperti Jepang, Tiongkok, India, Rusia, dan Amerika Serikat menunjukkan minat tinggi, tetapi realisasi perjalanan masih rendah karena minimnya penerbangan langsung.

Kajian ini juga menyoroti tiga kendala utama: kapasitas maskapai yang terbatas, infrastruktur penunjang yang belum merata, serta investasi yang belum selaras. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan sistem hub, pembukaan rute langsung, dan kolaborasi lintas sektor.

Manfaat Kajian
– Perjalanan lebih cepat: Wisatawan tidak perlu transit panjang.
– Pemerataan kunjungan: Destinasi di luar Jakarta dan Bali ikut berkembang.
– Ekonomi daerah tumbuh: Daerah prioritas mendapat manfaat langsung dari peningkatan kunjungan.
– Daya saing global naik: Indonesia lebih mudah diakses pasar utama dunia.

Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red Minakonews.com