Siswa SMP Negeri 29 Padang mengikuti simulasi keselamatan pasca-bencana di halaman sekolah, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan.(Foto Dok. Diskominfo).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang mengakibatkan kerusakan pada 22 sekolah, terdiri dari 8 PAUD/TK, 12 SD, dan 2 SMP. Total kerugian ditaksir mencapai Rp6,8 miliar.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang mencatat, delapan PAUD/TK yang terdampak adalah TK Kak Zahara di Jl. Maransi Air Pacah Koto Tangah, TK Bunda Musnidar di Jl. Parak Anau Saiyo 3 No.14, PAUD KB Mekarsari di Jl. Parkit Ujung Air Tawar Barat, TK Tunas Kemala di Jl. MH. Thamrin Alang Lawas, TK Islam Shabrina di Jl. Gurun Laweh No.26 Nanggalo, PAUD SPS Bustanul Ulum di Batu Busuk Lambung Bukit, TK Al Witri di Jl. Kampung Tanjung No.47 Kuranji, serta TK Al Mursalat 1 di Jl. Lapau Manggis No.46 Kuranji.
Untuk tingkat SD, sekolah yang rusak meliputi SDN 49 Batang Kabung, SDN 20 Dadok Tunggul Hitam, SDN 04 Baringin, SDN 16 Air Tawar Timur, SDIT Nurul Ikhlas, SDN 26 Air Tawar Timur, SDN 28 Air Tawar Timur, SDIT International Al-Amin, SDN 12 Kampung Lapai, SDN 14 Tabing Banda Gadang, SDN 33 Kalumbuk, dan SDN 32 Kuranji.
Sementara itu, dua SMP yang terdampak adalah SMP IT Al Amin di Jl. Gurun Laweh Nanggalo dan SMP Islam Darul Quran di Jl. Gadung Koto Panjang Ikua Koto Koto Tangah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Ia menyebut, sekolah yang tidak terdampak sudah kembali melaksanakan proses belajar mengajar. Sementara sekolah terdampak masih menyesuaikan kondisi pasca-bencana.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
