Indeks

Korban Banjir dan Longsor di Sumatra Tembus 995 Jiwa, Pengungsi 902 Ribu

Tenda darurat didirikan di tepi sungai pascabanjir bandang. Warga dan petugas berkumpul di lokasi untuk distribusi bantuan, evakuasi, dan pemulihan awal (Foto Dok. Ist.).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Jumat (12/12) tercatat mencapai 995 jiwa.

Data resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, korban meninggal terbanyak berada di Aceh sebanyak 415 orang, disusul Sumatra Barat 241 orang, serta 339 orang di Sumatra Utara.

Selain itu, BNPB melaporkan 226 orang masih hilang dan 5.400 orang luka-luka. Jumlah pengungsi nyaris menembus satu juta jiwa, tepatnya 902.545 jiwa di 52 kabupaten/kota terdampak.

Kerusakan infrastruktur juga sangat besar, dengan 158.000 rumah rusak, serta kerusakan pada 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung/kantor, dan 498 jembatan.

Proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan, bersamaan dengan pemulihan akses jalan dan jembatan yang sebelumnya terputus. Di sejumlah lokasi pengungsian, warga mulai terpapar penyakit kulit dan ISPA. BNPB menegaskan status tanggap darurat tetap berlaku di tiga provinsi terdampak.

Penulis: Wangkadon Dwitya
Editor. : Red. Minakonews.com