Hunian darurat di Aceh Tamiang jadi ruang aman keluarga, sekaligus dukung anak-anak kembali belajar pasca bencana.(Foto Dok. Kemendikdasmen).
Aceh Tamiang (Aceh). MINAKONEWS. Di hari pertama tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung 600 unit pertama dari total 15.000 rumah hunian yang sedang dibangun oleh Danantara. Kunjungan ini sekaligus diikuti rapat koordinasi lintas sektor di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
Dalam satu bulan pasca bencana, pemerintah bergerak cepat dengan menyelesaikan lebih dari 1.000 rumah hunian di tiga provinsi, seiring pembangunan rumah lainnya serta perbaikan fasilitas publik secara bertahap.
Hunian di Aceh Tamiang ini dirancang layak dan modern, dilengkapi dengan wifi gratis, air bersih, listrik, tempat ibadah, fasilitas bermain anak, serta akses jalan besar. Di lahan seluas 5,5 hektar milik BUMN, sedang dibangun 2.500 unit rumah, sementara di seberang komplek telah berdiri hunian tetap seluas 3,5 hektar. Pemerintah daerah bertugas mendata dan mengatur warga yang akan menempati rumah hunian tersebut.
Mendikdasmen menekankan bahwa pembangunan hunian pasca bencana tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk kembali belajar dan masyarakat untuk memulihkan kehidupan sosial. Hunian yang dilengkapi fasilitas publik dan akses digital diharapkan menjadi fondasi bagi keberlanjutan pendidikan dan solidaritas warga.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian sebagai bagian dari pemulihan nasional, sementara Mendikdasmen menyoroti kontribusi sektor pendidikan dan fasilitas publik dalam memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.
Penulis : Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
