Tim gabungan membersihkan material banjir di Malalak, Sumbar, di tengah rumah rusak dan medan berlumpur.(Dok. AI).
Agam (Sumbar). MINAKONEWS – Tim gabungan kembali menemukan satu korban banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, pada Sabtu (3/1/2026).
Korban adalah seorang anak perempuan berusia enam tahun bernama Aqila, yang ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB saat alat berat melakukan normalisasi aliran sungai. Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 15 orang, sementara dua warga lainnya masih dalam pencarian.
Jasad Aqila ditemukan dalam kondisi tertimbun material sungai berupa tanah, lumpur, dan batu. Evakuasi dilakukan tim gabungan relawan, aparat, dan masyarakat menggunakan terpal biru, lalu dibawa ke rumah duka.
Sebelum penemuan Aqila, tercatat 14 orang meninggal akibat banjir bandang yang melanda Malalak pada 26 November 2025. Hingga kini, dua warga masih belum ditemukan, yakni seorang balita berusia sekitar satu tahun dan seorang perempuan paruh baya.
Banjir bandang juga mengakibatkan puluhan rumah rusak parah, sebagian rata dengan tanah. Material banjir menutup akses jalan dan sungai, menyulitkan proses pencarian. Warga terdampak mengungsi di Masjid Nurul Iman, Bukit Malanca.
Peristiwa ini menambah duka mendalam bagi masyarakat Malalak. Tim gabungan menegaskan pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan.
Penulis : Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
