Indeks

Sejumlah Jurusan Kuliah Perlu Adaptasi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

10 Jurusan Kuliah yang Perlu Adaptasi di Era Digital, Tantangan relevansi, peluang baru, dan pentingnya strategi lintas disiplin untuk masa depan dunia kerja.(Infografis: HT/AI).

Jakarta (DKI). MINAKONEWS.
Memasuki tahun 2026, sejumlah jurusan kuliah di Indonesia mulai disorot karena dinilai menghadapi tantangan dalam hal relevansi dan penyerapan kerja. Perubahan cepat dalam dunia industri, kemajuan teknologi, serta meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor utama yang mendorong perlunya adaptasi sistem pendidikan tinggi.

Menurut laporan Netralnews (netralnews.com in Bing), sejumlah jurusan seperti Ilmu Perpustakaan, Administrasi Perkantoran, dan Sastra Daerah dinilai mulai kehilangan daya saing karena tidak lagi sejalan dengan kebutuhan industri saat ini. Hal senada juga disampaikan dalam laporan MSN, yang menyoroti pentingnya reformasi kurikulum agar lulusan lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Pakar psikologi pendidikan dari Integrity Development Flexibility (IDF), Irene Guntur, menyebut bahwa 87 persen mahasiswa di Indonesia mengalami salah jurusan, yang berdampak pada ketidaksesuaian antara latar belakang pendidikan dan dunia kerja.

Berikut beberapa jurusan yang disebut menghadapi tantangan relevansi:
– Ilmu Perpustakaan
– Administrasi Perkantoran
– Sastra Daerah
– Pendidikan Seni Tari
– Pendidikan Kewarganegaraan
– Antropologi Sosial
– Ilmu Sejarah
– Manajemen Sumber Daya Perairan
– Pendidikan Sejarah
– Akuntansi Konvensional

Meski demikian, para pakar menegaskan bahwa jurusan-jurusan tersebut tetap memiliki nilai penting, terutama dalam pelestarian budaya dan penguatan karakter bangsa. Namun, diperlukan strategi baru seperti integrasi teknologi, penguatan soft skill, dan kolaborasi lintas disiplin agar lulusan tetap kompetitif.

Menteri Pendidikan saat itu, Nadiem Makarim, juga pernah menyampaikan bahwa 80 persen lulusan perguruan tinggi bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan jurusannya, menandakan perlunya pendekatan baru dalam pemilihan jurusan dan perencanaan karier.

Pakar menyarankan agar calon mahasiswa mempertimbangkan minat pribadi, tren industri, serta peluang kerja lintas sektor saat memilih jurusan. Selain itu, penting bagi mahasiswa untuk aktif mengembangkan portofolio, mengikuti pelatihan tambahan, dan membangun jejaring profesional sejak dini.

Penulis : Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com