Indeks

Rapat Perdana Komisi XI & KSSK Tegaskan Sinergi Fiskal-Moneter Awal Tahun

Menkeu Purbaya tegaskan komitmen fiskal di hadapan media: likuiditas aman, belanja negara dipercepat, investasi dibuka lebar.(Foto Dok. Menkeu).

Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS. Komisi XI DPR RI menggelar rapat perdana bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Parlemen, baru-baru ini. Rapat ini menjadi penanda awal tahun fiskal yang produktif, dengan fokus pada penguatan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia, Ketua OJK, dan Kepala LPS. Dalam forum itu, disepakati bahwa likuiditas sistem keuangan nasional dalam kondisi cukup, dan seluruh otoritas sepakat untuk menjaga koordinasi erat agar tekanan global tidak mengganggu stabilitas domestik.

Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa target inflasi sebesar 6 persen masih dalam batas realistis dan tidak terlalu sulit dicapai. Ia juga menegaskan bahwa program belanja pemerintah akan dipercepat di awal tahun agar efek pengganda terhadap konsumsi dan investasi langsung terasa di kuartal pertama.

Pemerintah juga akan mengaktifkan kembali Satgas Debottlenecking untuk mengurai hambatan investasi, mempercepat proyek strategis, dan menyederhanakan birokrasi lintas sektor. Satgas ini akan bekerja lintas kementerian dan lembaga, dengan mandat khusus dari Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kita pastikan likuiditas sistem finansial cukup. BI dan Kemenkeu sudah setuju untuk menjaga itu bersama,” ujar Menkeu Purbaya dalam forum tersebut.

Rapat ini mencerminkan pendekatan pemerintahan Prabowo-Gibran yang menekankan sinkronisasi kebijakan antar-lembaga serta respons cepat terhadap tantangan global.

Penulis : Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews