Indeks

Indonesia–Inggris Bangun 1.500 Kapal Nelayan, Serap 600 Ribu Tenaga Kerja

Diplomasi Maritim Indonesia–Inggris
Presiden Prabowo berjabat tangan dengan delegasi Inggris usai menyepakati kerja sama pembangunan kapal nelayan dan kampung maritim.(Foto Dok. Setpres).

Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS –
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kerja sama maritim dengan Inggris bukan sekadar proyek bilateral, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis baru-baru ini.

Dalam kerja sama ini, Indonesia dan Inggris akan membangun 1.500 kapal tangkap ikan serta mengembangkan kampung nelayan di berbagai wilayah pesisir. Proyek ini diproyeksikan menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja di sektor kelautan dan perikanan.

“Sebagai negara kepulauan, sektor maritim adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kerja sama ini akan membuka akses teknologi, investasi, dan pasar bagi nelayan kita,” ujar Prasetyo.

Kesepakatan ini merupakan hasil konkret dari lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris, termasuk pertemuannya dengan Raja Charles III dan Perdana Menteri Keir Starmer. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama strategis, khususnya dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.

Pemerintah menilai bahwa penguatan sektor maritim akan berdampak langsung pada peningkatan produksi protein laut, pengurangan kemiskinan pesisir, serta penguatan ketahanan pangan nasional. Selain itu, pengembangan kampung nelayan juga akan menciptakan ekosistem ekonomi baru berbasis kelautan yang inklusif dan ramah lingkungan.

“Ini bukan hanya soal kapal, tapi soal masa depan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” tegas Prasetyo.

Kerja sama ini juga mencerminkan pendekatan diplomasi ekonomi yang diusung Pemerintahan Presiden Prabowo, yakni menjadikan hubungan luar negeri sebagai instrumen untuk memperkuat ekonomi rakyat dan memperluas lapangan kerja.

Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com