Chiki Fawzi alami polemik penugasan PPIH 2026, sempat dicopot mendadak lalu diminta kembali, namun akhirnya batal bertugas (Foto: Facebook Chiki Fawzi (Publik).
Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS. Seniman dan aktivis Chiki Fawzi mengalami polemik penugasan sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026. Setelah sebelumnya mengaku diberhentikan secara tiba-tiba dan diminta pulang dari Asrama Haji, ia justru kembali mendapat permintaan untuk melanjutkan tugas, namun akhirnya batal bertugas.
Chiki menjelaskan, dirinya tidak melakukan kesalahan kata maupun tindakan. Ia menyatakan siap kembali bertugas karena niat awalnya adalah untuk melayani jemaah sebagai bentuk ibadah. “Aku masih mencerna, aku tidak ada salah kata-kata. Cuma kalau ada kesempatan diminta balik, karena ini tujuannya untuk Allah, ya besok aku akan balik. Tapi kayak tiba-tiba banget sih,” ujarnya.
Kronologi kasus ini dimulai saat Chiki dinyatakan lolos seleksi resmi sebagai PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 dan mengikuti pelatihan di Asrama Haji. Namun pada 28 Januari, ia diminta menghentikan kegiatan dan pulang. Sehari kemudian, kabar pencopotannya viral dan ia kembali diminta bertugas. Pada 30 Januari, keputusan berubah lagi: Chiki menyatakan melalui media sosial dirinya benar-benar batal bertugas, meski sudah siap berangkat kembali.
Kasus ini mendapat sorotan publik karena dianggap mencerminkan ketidak jelasan manajemen penugasan PPIH. Publik menilai perlunya transparansi dalam proses seleksi dan komunikasi internal penyelenggaraan haji. Nama Chiki Fawzi, putri pasangan seniman Ikang Fawzi dan Marissa Haque, turut membuat isu ini semakin viral.
Dengan polemik ini, masyarakat berharap Kementerian Agama dapat memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kebingungan dan menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan ibadah haji.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews
