Indeks

Indonesia Perkuat Kepemimpinan & Kolaborasi Pariwisata Kawasan pada ASEAN Tourism Forum 2026

Delegasi ASEAN berfoto bersama di panggung utama ASEAN Tourism Forum 2026 di Cebu, Filipina, menegaskan komitmen kawasan untuk memperkuat kolaborasi dan pariwisata berkelanjutan.(Foto Dok. Kemenkeraf).

Cebu (Filipina). MINAKONEWS -!
ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 yang resmi ditutup pada 29 Januari lalu menegaskan komitmen negara-negara ASEAN memperkuat branding kawasan sebagai destinasi wisata global. Indonesia hadir dengan peran strategis, mendorong kolaborasi lintas negara dan pariwisata berkelanjutan.

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menegaskan komitmen memperkuat kepemimpinan regional melalui inisiatif keberlanjutan pariwisata, mendorong kolaborasi lintas negara dalam promosi destinasi unggulan ASEAN, mengintegrasikan teknologi digital untuk memperluas akses pasar, serta mengutamakan pariwisata berkelanjutan dengan fokus pada konservasi budaya dan lingkungan.

Dalam forum tersebut, Indonesia bersama negara anggota ASEAN menyepakati Deklarasi Cebu 2026 yang menegaskan langkah strategis memperkuat branding kawasan sebagai destinasi wisata global. ASEAN juga mengadopsi ASEAN Tourism Sectoral Plan (ATSP) 2026–2030 sebagai peta jalan pariwisata kawasan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Forum turut menyoroti pengembangan wisata kapal pesiar sebagai segmen pasar baru yang potensial.

Delegasi Indonesia aktif dalam forum bisnis pariwisata, memperluas peluang kerja sama dengan investor dan operator tur. Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat kepemimpinan di sektor pariwisata kawasan, dengan memastikan pariwisata ASEAN tumbuh secara berkelanjutan, inklusif, dan tangguh menghadapi tantangan global.

Statistik Pariwisata Indonesia 2025
Sepanjang Januari–September 2025, Indonesia menerima 11,43 juta kunjungan wisatawan mancanegara, naik 10,22% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 35,22% berasal dari negara ASEAN, dengan dominasi Malaysia (272.421 kunjungan), Singapura (119.237), dan Filipina (20.437).

Sektor pariwisata menyumbang Rp1.164 triliun atau sekitar 4,9% terhadap PDB nasional pada 2025. Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal III mencapai 5,04%, dengan pariwisata menyumbang 3,96%. Data ini memperkuat posisi Indonesia sebagai motor pariwisata kawasan menjelang implementasi ATSP 2026–2030.

Penulis: Dinno Veoline/ Wangkadon Dwitya
Editor;! : Red. Minakonews.com