Usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan hilirisasi industri berjalan dan stok energi nasional aman menjelang Ramadan.(Foto Dok. Setpres).
Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pasokan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri. Hal ini disampaikan seusai rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/2).
Bahlil menyampaikan arahan Presiden mengenai pentingnya kepastian hukum dan perlindungan investasi. Menurutnya, hak-hak investor harus dipulihkan jika tidak ditemukan pelanggaran, sementara sanksi proporsional tetap akan diberikan jika terbukti ada pelanggaran. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Ia juga melaporkan perkembangan agenda besar hilirisasi industri. Dari 18 proyek yang dikelola Danantara, enam proyek telah memasuki tahap groundbreaking, sementara sisanya akan segera menyusul. Tambahan program hilirisasi baru juga disiapkan guna memperkuat kemandirian industri nasional.
“Program hilirisasi ini bukan hanya soal investasi, tetapi juga soal kemandirian bangsa. Dengan percepatan proyek, kita bisa menghadirkan nilai tambah di dalam negeri dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Bahlil.
Dengan kepastian investasi, akselerasi hilirisasi, dan stok energi nasional yang terkendali, pemerintah memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan energi maupun bahan pokok.
Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com
