Waka Polres Tanah Datar Kompol Yulandi Rusady, S.H,(Foto : Datuak).
Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Larangan dan pengawasan atas kegiatan yang beresiko adalah untuk memastikan kekhusukan beribadah dalam suasana yang kondusif. Untuk itu diminta Kepala Jorong dan Wali Nagari mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkingan (Siskamling). Seiring dengan itu kepolisian juga meningkatkan patroli dialogis dan pengaman pada daerah rawan serta mendirikan Pos pantau Kamtibmas pada titik-titik strategis.
Hal itu ditegaskan Waka Polres Tanah Da tar Kompol Yulandi Rusady, S.H, dalam menjawab pertanyaan MinakoNews, di ruangan kerjanya, Senin (16-2/ 2026).
Sehubungan dengan itu antara larangan dinyatakannya menyalakan pentasan, mercon dan kembang api pokoknya yang memiliki daya ledak tidak dibenarkan. Karena hal itu akan dapat mengganggu ketenangan beribadah. Bahkan bisa membahayakan keselamatan, jelasnya.
Selain itu aksi balap liar juga dilarang, penggunaan knalpot yang tidak standar (brong) terutama sekali menjelang waktu akan berbuka dan menjelang subuh. Selain itu diimbau pula orang tua dapat sebaiknya berupaya meningkatkan pengawasan terhadap anak remajanya. Sekaligus dalam mencegah keterlibatan tauran, asmara subuh dan penggunaan bahan peledak.
Menyangkit kriminalitas Kompol Yulandi Rusady, S.H yang familyar ini meminta kepada seluruh masyarakat dapat memastikan pintu terkunci rapat, kompor dan perangkat listrik telah mati sebelum berangkat pergi shalat tarwih.
Menyangkut parkir kendaraan sedapatnya pemilik kendaraan menggunakan kunci ganda ketika memakir kendaraan ditempat keramaian. Katena hal itu akan dapat mencegah pencurian, ungkapnya.
Sedangkan kepolisian tetap akan mela kukan peningkatan patroli diogis dan pengamanan di daerah rawan. Selain itu juga Polisi juga akan mendirikan Pos pantau kantibmasy pada titik-titik strategis.
Etika dan kebersamaan dan toleransi beragama tetap dijaga agar tidak terjadi komplik sosial di tengah-tengah masyarakat. Selain itu kepala Jorong dan wali Nagari sedapatnya diaktifkan kembali siskamling (sistem keamanan lingkungan) dalam upaya memperkuat deteksi dan gangguan keamanan. Begitu kata waka Polres Kompol Y.Rusady, S.H, yang dikenal familyar itu dengan pintu ruangan kerjanya terbuka terus.(Datuok).
Penulis : Datuak
Editor. Red minakonews
