Andre Rosiade bersama aparat kepolisian meneliti surat tugas kewenangan pungutan parkir saat sidak di Pasar Raya Padang, sementara pejabat Banggar DPRD turut mengawasi jalannya penanganan anggaran revitalisasi.(Foto Dok. Ist).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.
Pasar Raya Padang, ikon perdagangan utama di Kota Padang, tengah menjalani proses revitalisasi besar dengan alokasi anggaran sekitar Rp81 miliar dalam RAPBD 2026. Program ini mencakup penataan kios, perbaikan infrastruktur, serta rencana menghadirkan air mancur estetik dan jam gadang mini sebagai daya tarik wisata baru.
Namun, dinamika di lapangan cukup kuat. Pada 9 Februari 2026, ratusan pedagang menggelar aksi demo di depan rumah dinas Wali Kota Padang. Mereka menolak relokasi ke basement Fase VII yang dianggap tidak layak dan berpotensi menurunkan pendapatan. Aksi berlangsung penuh emosi, dengan pedagang meninggalkan lapak dan berkumpul di Selasar Blok A untuk menyuarakan penolakan.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang melakukan sidak ke Fase VII pada 21 Februari 2026. Dalam kunjungan itu, Andre meneliti langsung dokumen kewenangan pungutan parkir, menemukan aktivitas perdagangan yang sepi, serta mendengar keluhan pedagang terkait dugaan pungutan liar. Sidak ini menegaskan komitmen DPR RI untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan usaha pedagang.
Selain itu, Banggar DPRD Kota Padang turut mengawasi jalannya pembahasan RAPBD 2026 yang menjadi sumber dana revitalisasi. Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, menekankan bahwa penataan Pasar Raya harus tetap berpihak pada pedagang kecil sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.
Dengan adanya revitalisasi, aksi demo pedagang, serta pengawasan DPR RI dan DPRD, Pasar Raya Padang kini berada di persimpangan penting. Pemerintah dituntut tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjamin keberlangsungan usaha pedagang agar Pasar Raya tetap menjadi pusat ekonomi rakyat sekaligus destinasi wisata belanja modern.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
