Indeks

Ruang Udara Teluk Ditutup, Pemerintah Pastikan Jemaah Umrah Tetap Aman

Ilustrasi jamaah umrah Indonesia di bandara dengan latar penutupan ruang udara kawasan Teluk dan papan informasi penerbangan yang dibatalkan. (Infografis: Minakonews/AI).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Penutupan ruang udara di sejumlah negara Teluk akibat eskalasi konflik regional sempat menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah umrah Indonesia. Namun pemerintah menegaskan bahwa kondisi di Arab Saudi tetap aman, penerbangan masih berjalan terbatas, dan langkah mitigasi telah dilakukan untuk menjamin kelancaran ibadah.

Sejumlah negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah menutup ruang udara mereka sebagai antisipasi keamanan. Meski demikian, Arab Saudi masih mengoperasikan penerbangan dengan status waspada.

Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah segera membentuk tiga tim khusus di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal Haji untuk mendampingi jemaah yang terdampak penundaan penerbangan. Koordinasi juga dilakukan dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan agar jemaah tetap mendapatkan kepastian layanan.

KBRI Riyadh menegaskan bahwa situasi di Arab Saudi masih kondusif, aktivitas masyarakat berjalan normal, dan jemaah umrah tidak menghadapi ancaman langsung. Pemerintah mengimbau agar WNI tetap tenang, tidak panik, dan hanya mengikuti informasi dari otoritas resmi.

Perkembangan situasi penerbangan di kawasan Teluk terus dipantau. Pemerintah Indonesia berkomitmen memastikan jemaah umrah tetap aman dan ibadah berjalan lancar.

Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com