Indeks

Presiden Prabowo Tegaskan Rencana Pabrik Mobil Nasional, Pasar Otomotif 2026 Tunjukkan Potensi Besar

Deretan mobil klasik dipamerkan dalam sebuah showroom, menegaskan potensi besar industri otomotif nasional di tengah rencana Presiden Prabowo membangun pabrik mobil dalam negeri berbasis energi terbarukan (Foto Dok. Pexel).

Bogor (Jawa Barat), MINAKONEWS –
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangun pabrik mobil dalam negeri sebagai langkah strategis mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk otomotif asing. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah yang seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat industrialisasi nasional.

“Saya akan buka pabrik mobil. Kenapa kita harus menjadi pasar mobil orang lain? Kita punya sumber alam untuk bikin mobil, tapi Korea Selatan sudah puluhan tahun lebih dulu dari kita bikin mobil,” ujar Presiden Prabowo dalam diskusi di Hambalang, Bogor, Jumat (20/3/2026).

Prabowo menambahkan, fokus pembangunan pabrik mobil dan motor listrik akan diarahkan pada pemanfaatan energi surya. Ia menilai ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil hanya akan membuat Indonesia terus bergantung pada impor. “Saya ingin total listrik dan saya ingin listrik dari matahari. Kalau kita pakai combustion engine, mobil bensin atau solar, masih tergantung lagi kita sama impor,” tegasnya.

Data terbaru menunjukkan pasar otomotif Indonesia sedang tumbuh pesat. Penjualan mobil pada Februari 2026 mencapai 81.159 unit wholesales, naik 22 persen dibanding Januari. Total penjualan grosir Januari–Februari 2026 mencapai 147.631 unit, sementara penjualan retail Februari tercatat 78.219 unit, naik 16,7 persen dibanding bulan sebelumnya. Segmen mobil pikap juga mencatat pertumbuhan signifikan, dengan penjualan 13.236 unit pada Februari, naik 38,6 persen dari Januari.

Selain itu, pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mencatat transaksi sebesar Rp 9,5 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 580.250 orang. Penjualan motor listrik melonjak tajam, menegaskan tren elektrifikasi yang semakin kuat di pasar otomotif nasional.

Statistik ini menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar besar yang selama ini dikuasai merek asing. Dengan tren elektrifikasi yang semakin kuat, rencana Presiden Prabowo membuka pabrik mobil nasional berbasis energi surya dan listrik berpotensi menjadi langkah penting bagi kebangkitan industrialisasi Indonesia.

Langkah ini diyakini akan membawa dampak besar bagi perekonomian nasional, mulai dari penghematan biaya impor, penciptaan lapangan kerja baru, hingga penguatan rantai pasok industri otomotif berbasis energi terbarukan. Dengan dukungan material lokal seperti timah, bauksit, dan nikel, Indonesia berpeluang memperkuat posisinya dalam peta otomotif global.

Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com