Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau lahan cabai hasil pemanfaatan lahan tidur di Desa Rawang sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah (Foto Dok. MCK).
Pariaman (Sumbar). MINAKONEWS –
Pemerintah Kota Pariaman menegaskan komitmennya dalam menghidupkan kembali sektor pertanian dengan mendorong pemanfaatan lahan tidur agar produktif. Wali Kota Pariaman, Yota Balad, turun langsung meninjau lahan pertanian yang digarap masyarakat di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Senin (30/3/2026).
“Kita mengapresiasi masyarakat khususnya petani yang telah memanfaatkan lahan pertanian yang sudah lama terbengkalai agar lebih produktif,” ujar Yota Balad.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan lahan tidur menjadi langkah strategis Pemko Pariaman untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan. Upaya ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedaulatan pangan. Dalam waktu dekat, Pemko Pariaman menargetkan pemanfaatan tambahan lahan tidur seluas 10 hektar untuk dijadikan sawah murah.
Pemko Pariaman telah menginstruksikan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan untuk memantau dan mengecek lahan terbengkalai di wilayah kota. Lahan tersebut akan diarahkan sesuai potensi, baik untuk tanaman padi, cabai, maupun komoditas lain yang mendukung kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga berencana membangun saluran irigasi baru dari Desa Rawang menuju Dusun Kampung Sato, Desa Pauh Timur. Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan petani terkait keterbatasan aliran air yang selama ini menghambat produktivitas panen.
Hakikat dari program ini adalah mengubah lahan tidur menjadi sumber kehidupan baru bagi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi kemandirian pangan di Kota Pariaman. Dengan langkah nyata ini, Pemko Pariaman berharap pertanian kembali menjadi sektor unggulan yang menyejahterakan warga.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
