Solok, MINAKONEWS.COM- Sulit Air adalah sebuah nagari di bawah Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Indonesia. Semenjak dahulu, nagari Sulit Air terkenal sebagai pusat pemerintahan atas 13 jorong, pusat ekonomi, pusat agama, pusat pendidikan dan pusat kebudayaan.
Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat ini juga mempunyai beragam destinasi wisata yang dimiliki baik itu secara alami maupun buatan.
Nagari Sulit Air ini juga dikenal sebagai salah satu Nagari yang memiliki organisasi perantau yang besar hingga ada dipenjuru dunia, yang dikenal dengan organisasi Sulit Air Sepakat (SAS) beserta organisasi pemuda yaitu Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (IPPSA) yang berpusat di Jakarta.
Landasan utama berdirinya organisasi ini bertujuan untuk memajukan kampung halaman dan menjadikan wadah untuk silaturahmi, dan jauh daripada itu juga menjadi salah satu wadah organisasi yang memiliki visioner untuk membangun bangsa ini.
Titi Bagonjong merupakan salah jembatan di nagari Sulit Air yang dikenal dengan jembatan cinta. Jembatan ini didirikan pada tahun 1988 oleh Dr. H. Muslim SH,MBH yang merupakan jembatan yang memiliki gonjong yang sama halnya dengan rumah gadang yang ada di Minangkabau.
Jembatan Cinta (Titi Bagonjong) merupakan salah satu objek wisata yang harus dikunjungi dari beragam objek wisata yang ada Nagari Sulit Air diantaranya Air Terjun Tambulun, Puncak Janjang Saribu Gunuang Putiah, Batu Gantauang, Rumah Gadang 20 Ruang yang merupakan salah satu rumah gadang yang terpanjang ayang ada di Minangkabau Sumatera Barat.
Jembatan titi Bagonjong memiliki tempat duduk untuk para remaja yang pulang dari rantau atau pemuda yang menetap di kampung. Sehingga ketika SAS melakukan pulang Basamo disanalah para remaja berkumpul dan sambil bercerita.
(Ridwan Syafrullah).
