Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM-Pengugat Megawarni, Atosril Dt. Sinaro Karojan Cs atas perkara No.19/PDT.G/2021/PN.Bsk yang di tolak seluruh gugatannya oleh Pengadilan Negeri Batusangkar menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Padang.
Pernyataan banding Megawarni, Atosril Dt. Sinaro Karajan Cs tersebut sesuai risalah pemberitahuan mempelajari berkas perkara banding Kamis 31 Maret 2022 oleh Pengadilan Negeri Batusangkar pada St. Syahril Amga Dt. Rajo Indo, dkk.
Sebelum banding, perkara No.19/PDP.G/2022/PN.Bsk tersebut telah berlangsung semenjak 6 Juli 2021 Majelis Hakim Ketua Apri Yeni Asni Bawamenewi, SH, Hakim anggota Erwin Radin Atdiyanto, SH.,MH, Kembang Ramadhani Kurnia Abidin, SH.,MH Panitera Penganti Eliza Fitria, SH dengan Pengugat Megawarni, Atosril, SE Dt. Sinaro Karojan, Elizar, Hidayeti Af, Rahmawati, SH suku Piliang Sani terhadap St. Syahril Amga Dt. Rajo Indo suku Piliang Laweh , Pemerintah RI dan BPN.
Sidang Perdata yang disengketakan itu sebidang tanah bekas Huller dengan luas 18 m x 14 m dan sebidang tanah bekas kedai dengan luas 10 m x 14 m terletak di suku Piliang Laweh Jorong Ampalu Gadang Kenagarian Gurun Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Sumbar.
Pengugat Megawarni Cs menampilkan surat hibah dari ayahnya Abdullah Dt. Rajo Penghulu atas lokasi tanah sengketa tersebut tertanggal 1 Januari 1991 dan 4 (empat) orang saksi diantaranya : Azmi Jorong Gurun, saksi Nadiar Jorong Ampalu, Kasmir Suku Sungai Napar Kecamatan Pariangan, A. Sebastian Sungai Tarab.
Tergugat St. Syahril Amga Dt. Rajo Indo menampilkan 3 orang saksi, dua diantaranya dari suku Piliang Laweh, satu dari suku Piliang Sani, tambah 1 orang ahli adat.
Dua saksi TKH Majo Indo dan Khairunas membantah 4 tanda tangan mereka bersaudara dan ibunya Rosmanidar, Pamannya Ramli Sutan Majo Indo tidak bisa tulis baca biasa dengan cap jempol ibu jari, kenapa sekarang ada dalam surat hibah tersebut tanda tangan mereka. Kaumnya Dt. Rajo Penghulu tidak punya tanah di Piliang Laweh Bawah.
Saksi Suhasril dalam keterangannya mengatakan, semenjak dulu sampai saat ini Suku Piliang Laweh terbagi 2, Piliang Laweh Atas dan Piliang Laweh Bawah. Piliang Laweh Atas kaumnya Dt. Rajo Penghulu, Piliang Laweh Bawah kaumnya Dt. Rajo Indo.
Setelah kedua belah pihak antara Pengugat Megawarni, Atosril Dt. Sinaro Karojan Cs dan Tergugat St. Syahril Amga Dt. Rajo Indo menampilkan bukti-bukti, saksi masing-masing dan Sidang Putusan Pengadilan Negeri Batusangkar Jumat 11 Maret 2022.
Atas putusan itu, Pengugat Megawarni, Atosril Dt. Sinaro Karojan Cs tidak terima dan menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Padang setelah pikir-pikir selama 14 hari dan Risalah pemberitahuan mempelajari berkas perkara banding pun telah sampai pada St. Syahril Amga Dt. Rajo Indo.(Red).
