Padang Panjang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pergelaran MTQ tidak hanya sebagai bentuk kegiatan kerohanian saja, namun lebih menekankan kepada generasi muda yang menjadi ujung tombak kemajuan dan pembangunan bangsa. Ini agar kedepannya memiliki pondasi yang kuat secara iman dan taqwa.
Hal ini disampaikan Wali Nagari Singgalang Seri Mesra Dt. Pangulu Basa Nan Kuruih saat membuka secara resmi pergelaran MTQ antar remaja dan anak-anak se Padang Panjang, Batipuh, X Koto di mesjid Hidayatullah, Jorong Sikabu baru-baru ini.
Seri Mesra menyampaikan, untuk saat ini kegiatan keagamaan di Nagari Singgalang akan terus ditingkatkan. Atas nama Wali Nagari kami ingin ada agenda-agenda keagamaan lainnya yang bisa kita kerjasamakan dan dijalankan setiap tahunnya.
Selain MTQ, kita juga memiliki target untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan, baik yang bernaung di bawah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nagari Singgalang, ataupun remaja-remaja mesjid dan musholla yang ada di Nagari Singgalang.
Disamping itu, ada banyak kegiatan yang harus disinergikan, gunanya untuk memaksimalkan kemampuan anak cucu kita untuk mempelajari Al Qur’an. Harapan kami, setelah kegiatan ini diharapkan pihak panitia melakukan evaluasi, agar pelaksanaan kegiatan keagamaan kedepannya menjadi lebih maksimal lagi.
Selanjutnya Seri Mesra meminta kepada para kafilah yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini agar menunjukkan kemampuan terbaiknya di MTQ, sehingga capaian tertinggi dapat diraih.
Ketua Panitia Pelaksana Arif Rahman Hidayat menyampaikan, terimakasihnya atas dukungan moril dan materil dari wali Nagari. Pihaknya berjanji akan tetap istiqomah dalam menjalankan amanah yang saat ini ia pegang.
Kami berterima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wali Nagari yang mensupport kegiatan ini sehingga dapat kita laksanakan dengan baik. Kepada seluruh panitia pelaksana yang bekerja tanpa kenal lelah dalam mempersiapkan MTQ ini, kami haturkan maaf dan terimakasih kami.
Masyarakat berharap, dengan kegiatan ini mampu menjadi jalan bagi masyarakat setempat dalam memupuk dan menanamkan nilai-nilai keagamaan pada diri remaja di Nagari Singgalang.
Kegiatan ini diikuti 105 peserta yang terdiri atas anak-anak dan remaja yang berasal dari daerah Padang Panjang, Batipuh, X Koto. Adapun cabang yang diperlombakan adalah tahfizul qur’an dan Tilawatil Qur’an.(MK).
