Padang (sumbar)
MINAKONEWS.COM – Permodalan Nasional Madani ( PNM ) Adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Pembiayaan dan pemberdayaan Masyarakat Desa. PT PNM hadir sebagaI solusi Peningkatan Kesejahteraan melalui akses permodalan, pendampingan dan program peningkatan kapasitas para pelaku usaha. Kegiatan ini mengusung tema, Tumbuh Peduli Menginspirasi. Digelar di Grand Basko Hotel, Kamis ( 02/06), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 23 ( 01/06/1999 ) yang dibarengi dengan kegiatan Halal Bihalal.
PT. PNM memiliki program Pengembangan Kapasitas Usaha ( PKU) dan Pengembangan Kelompok ( PKU – PK) yang bertujuan untuk memberikan pendampingan serta pembinaan kepada kepada para pelaku usaha ultra mikro dan kecil yang merupakan nasabah binaan PNM. Jenis kegiatan usaha dalam PKU – PK adalah nasabah PNM ULaMM, yang merupakan program pelatihan yang di khususkan bagi para nasabah PNM ULaMM, program Pelatihan ini dilakukan diseluruh kantor cabang PNM di Indonesia.
Pembinaan pengelompokan, merupakan pembinaan nasabah yang dilakukan melalui pola pengelompokan. Ditentukan berdasarkan jenis usaha dan lokasi nasabah. Program ini mencakup pelatihan dan pendampingan di berbagai aspek, diantaranya Keuangan, Produksi, Pemasaran dan kelembagaan, diperuntukan kepada nasabah PNM ULaMM, maupun PNM Mekaar Sedangkan nasabah PNM Mekaar merupakan program pendampingan yang di khususkan bagi para nasabah PNM Mekaar. Program ini dilakukan diseluruh kantor cabang PNM Mekaar di Indonesia,” Ucap Pimcab Padang, Yulia Fitria Yohanes ( buk Meri ) yang lebih dikenal dikalangan karyawan nya.
Pimcab PNM Padang berharap mengimplementasikan tema, yaitu Tumbuh Peduli Menginspirasikan, agar seluruh karyawan di Sumbar mengimplikasikan tema tersebut kepada mereka yang bekerja sehari-hari. Tumbuh berarti dari jumlah nasabah nya bertambah. Peduli berarti selain lembaga pembiayaan tapi juga pemberdayaan terhadap nasabah, sehingga kapasitas dari nasabah semakin baik. Menginspirasi berarti apapun yang akan kita lakukan akan menjadi inspirasi semua orang untuk memajukan ultra mikro dan mikro di Indonesia, ungkap Meri.
Peserta atau nasabah PNM yaitu seluruh ibu-ibu yang ingin berusaha dengaan taraf hidup yang belum sejahtera, jadi harapan kita mereka dibiayai yang namanya Mekaar, kemudian mereka naik kelas lagi, maksudnya usahanya semakin berkembang, umpamanya meminjam Rp.3,- juta dan ingin menambah, tergantung kebutuhan nasabah, artinya mereka naik kelas, naik kelas pun ditandai dengan usahanya makin berkembang, kemudian pembiayaan makin besar. Dalam hal pembiayaan kita semakin meningkat. Di PNM ini tidak meminta sebuah jaminan atau anggunan,” Tutur Meri.
Sampai saat ini nasabah PNM di Sumbar mencapai 335 ribu nasabah yang sudah kita biayai dan pendamping. Untuk awal nya nasabah diberikan pinjaman Rp. 3,-juta sesudah itu diberikan pelatihan sekali seminggu. Jangka waktu pelunasan tergantung kepada kelompok. Sebelumnya diadakan pertemuan dan diberikan pelatihan, dalam pelatihan tersebut ada juga yang tidak lolos. Apabila dari salah satu kelompok tidak bisa bayar makanya dilakukanlah tanggung renteng. makanya pembiayaan di Mekaar Alhamdulillah jadi lancar, karena mereka itu saling mengontrol, jadi semuanya bertanggung jawab,” Ungkap Meri.
Meri selanjutnya menjelaskan kepada Insan Pers, BRI, Pegadaian dan PNM, sejak September 2021 menjadI Holding. Yang namanya Holding ultra mikro, sejak adanya holding itu dibuka program Rekening Simpedes Bumi dan tidak dikenakan biaya. Mereka bisa menjadi BRI Link, dan membuka tabungan emas pegadaian. Holding itu menjadi satu keluarga nantinya untuk memajukan ultra mikro. Dengan adanya Holding ini nanti seluruh nasabah semuanya bisa naik kelas,” ungkap Meri. ( Edril ).
