Indeks

Program Guru Penggerak Sumbar Angkatan ke 7 Gelar Rapat Koordinasi

Padang (Sumbar),
MINAKONEWS.COM – Balai Guru Penggerak (BGP) Sumbar menggelar rapat koordinasi di ZHM Premier hotel Padang, Selasa(18/10/2022) dalam rangka menyukseskan pelaksanaan implementasi kurikulum di Provinsi Sumbar

Arman,SPd,MM sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan ini memberikan penjelasan kepada awak media, ini merupakan program utama di Balai Guru Penggerak Provinsi Sumbar. Ini merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidikan guru dalam melayani siswa atau murid,”ucap Arman

Pembelajaran harus diberikan guru adalah pembelajaran yang berpusat pada murid. Kemudian para pendidik atau Guru Penggerak adalah Guru yang merupakan salah satu transformasi ke pendidikan, dalam artian nantinya sudah selesai melakukan kegiatan mereka bisa dicalonkan jadi pemimpin kependidikan.

Seperti menjadi Kepala Sekolah, pengawas sekolah, kepemimpinan pendidikan lainnya. Kegiatan ini mengundang 11 Kabupaten/Kota di Sumbar, yang diundang adalah pengajar praktek dan fasilitator, program Guru Penggerak di 11 Kabupaten/Kota kita undang penanggung jawab dan pengadministrasi keuangan

Dalam persiapan pelaksanaan program ini kedepannya dilaksanakan kurang lebih 6 bulan. Program ini harus benar-benar berhasil hendaknya, dalam artian bahwa guru penggerak, pengajar praktek dan fasilitator punya komitmen dan berintegritas untuk mensukseskan program ini kedepannya,”Tutur Arman

Program Guru penggerak angkatan pertama sudah berjalan pada tahun 2021,namun ke Balai guru penggerak provinsi Sumbar diserahkan dan dilaksanakan P4TK Jokjakarta

Tim penilai adalah tim yang ditunjuk oleh Kemendikbud yang juga lolos seleksi namanya fasilitator dan pengajar praktek apabila memenuhi syarat dan lulus seleksi maka dia akan ditetapkan jadi tim penilai calon guru penggerak,” ungkap Arman

Peserta yang hadir saat ini ada sebanyak 129 orang terdiri dari 11 kabupaten/kota di Sumbar. Mudah-mudahan di angkatan terakhir semua Kabupaten/Kota nantinya akan mendapatkan kuota untuk dapat mengikuti program guru penggerak,”papar Arman mengakhiri. (Edril)