Pj Walikota Cimahi tanggapi tuntutan buruh kenaikan upah. Foto/ Risto
Cimahi (Jabar), MINAKONEWS.COM – Sejumlah buruh menuntut kenaikan upah minimum kota ( UMK) di kota Cimahi, Walikota Plt Dikdik S Nugrahawan, MM menanggapi demo buruh yang datang ke kantor walikota, dengan orasi yang sangat tajam terhadap kebijakan Pemda Provinsi Jawa Barat
Sekitar 300 orang perwakilan buruh dari tujuh serikat datang dari berbagai perusahaan, menuju kantor walikota Cimahi, dihadang oleh anggota Polres dan Satpol PP kota Cimahi di depan gerbang walikota di jalan Demang Kusuma / Pemkot , Kamis tengah hari (1/12)
Asep selaku orasi, meminta Pemda kota Cimahi untuk menaikkan upah buruh dari 3,2 juta/bulan menjadi 3,5 juta/bulan dan tuntutan buruh itu berbuah hasil sebab Plt Walikota Cimahi meresponnya dan menaikkan menjadi 3,5 juta.
Persetujuan Pemda kota Cimahi, kata Erni koordinator unjuk rasa dan usulan kenaikan UMK 10 persen belum tentu mulus dan diterima oleh pemda Jawa barat. Sebab itu perlu pengawalan ke gedung sate (Kantor gubernur) di Bandung yang rencana unjuk rasa para buruh berlanjut, Jumat (2/12).
Polres kota Cimahi yang dipimpin oleh AKBP Imron, mengantisipasi pengunjuk rasa dengan menggratis kan makanan dan minuman bagi buruh yang berdemo dengan 5 gerobak bakso dan 5 gerobak minuman lainnya.
Aliensi buruh yang hadir demo ke walikota Cimahi, antara lain, dari Serikat Pekerja Nasional ( SPN), Konferensi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan lainnya.
Peserta demo yang diwawancarai oleh media, Triono, mengungkapkan harapannya sebagai buruh, agar sandang pangan bisa cukup.
Sementara, Abdul mengatakan kenaikan upah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) sebelumnya tidak memihak lagi kepada Upah Minimum Kota (UMK).
Walikota Cimahi sambil menanggapi orasi demi, menjelaskan Perda No 8 Tahun 2015, berlaku hampir 6 tahun sudah banyak yang berubah dan harus disesuaikan.
Walikota bersyukur pendemo tidak merusak Sarana prasarana yang ada di seputar kantor walikota Jaksel,” ujar DIkdik.S Nugraha, Pj Walikota Jakarta Selatan gembira. (Risto)
