Indeks

PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN IV KOTA PADANG DIKUKUHKAN

Padang (Sumbar)
MINAKONEWS.COM – Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan IV kota Padang resmi dikukuhkan di Palanta Wali Kota, Sabtu(07/01), sebanyak 111 orang dengan lama pendidikan 13 bulan

Zumfiardi selaku ketua komunitas guru penggerak angkatan IV kota Padang menjawab pertanyaan wartawan, sebenarnya hari ini adalah merupakan puncak dari kegiatan program pendidikan guru penggerak untuk pengukuhan,”ucapnya.

Pendidikan guru penggerak sebenarnya sudah dilaksanakan selama 13 bulan, tepatnya adalah akhir dari pendidikan tersebut. Yang sudah dinyatakan lulus sebagai guru penggerak untuk kota Padang yang diwisuda sebanyak 111 orang, karena ada peralihan PMKTK jokja kepada Balai Guru Penggerak Sumbar ada terundur beberapa lamanya, jadi waktu yang terpakai untuk pendidikan guru angkatan IV ini ada selama 13 bulan,”tutur Zumfiardi

Pengukuhan ini sebagai ucapan syukur dengan kita, karena sudah dinyatakan lulus yang diwisuda terdiri dari guru SD, SMP, SMA, guru SMK dan juga guru SLB yang berjumlah 111 orang. Langkah kedepannya setelah yudisium akan melakukan kegiatan-kegiatan untuk memajukan pendidikan di kota Padang.

Saya berharap kedepan dari komunitas guru penggerak akan berusaha melakukan kegiatannya yang sifatnya untuk memajukan pendidikan di kota Padang dengan menjadi guru penggerak hari ini akan berpeluang untuk jadi Kepala Sekolah, dari yang dilantik sebanyak 111 orang ada yang PNS, Honorer, ada juga yang belum sertifikasi, papar Zumfiadi.

Untuk mengikuti ini yang terpenting guru itu lulus seleksinya dan tidak dibatasi. Untuk angkatan 1 guru penggerak yang dilaksanakan di kota Padang ada sebanyak 61 orang, sedangkan
untuk angkatan ke 2 dan 3 tidak ada di kota Padang, setelah angkatan ke 4 dilaksanakan ada lagi angkatan ke 7 dimana saat ini sedang berlangsung di kota Padang. Pendidikan guru penggerak merupakan salah satu program dari kementrian,”ulas Zumfiardi.

Kegiatan Yudisium pendidikan guru penggerak angkatan IV kota Padang, dibuka Wali Kota Padang dengan diwakili oleh kepala dinas pendidikan kota Padang, juga ikut hadir Kepala Balai Guru penggerak Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, PBBMP Sumbar, dan Fasilitator pengajar praktek, juga berusaha menjadi motor penggerak di sekolah masing-masing untuk mensukseskan kurikulum merdeka,”ungkap Zumfiardi. (Edril)