Indeks

Air Isi Ulang Belum Tentu Aman, Dinkes Padang Gencarkan Pengawasan

Dinkes Padang periksa kualitas air depot isi ulang, pastikan keamanan konsumsi warga (Ilustrasi: d®amlis/AI).

Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kesehatan mengimbau seluruh pelaku usaha depot air minum untuk aktif memeriksa kualitas air secara berkala. Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya jumlah depot air minum isi ulang yang beroperasi di kota tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Lidia Febrina, menyebutkan bahwa dari total 1.242 depot air minum yang terdata, hanya 904 unit yang masih aktif melayani masyarakat. “Kami mengimbau setiap depot air minum agar aktif memeriksa kualitas air minum secara berkala,” ujarnya kepada Diskominfo Padang.

Dinkes Padang bersama Puskesmas rutin melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap depot-depot aktif. Salah satu instrumen pengawasan adalah Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), yang dilakukan menggunakan form checklist sesuai standar Kementerian Kesehatan. Jika ditemukan pelanggaran, pemilik depot diminta segera melakukan perbaikan dan tindak lanjut akan dipantau dalam beberapa waktu ke depan.

Selain pengawasan, Dinkes juga melaksanakan pelatihan higiene sanitasi pangan. Sepanjang tahun ini, sebanyak 135 depot telah mengikuti pelatihan tersebut. “Bagi yang belum dilatih, kami berikan penyuluhan keamanan pangan,” terang Lidia.

Depot yang telah memenuhi standar kesehatan, termasuk memiliki nilai IKL minimal 80 dan telah mengikuti pelatihan, akan diberikan label pengawasan berupa stiker resmi. “Depot yang ditempeli stiker artinya telah melaksanakan kegiatan sesuai standar kesehatan,” pungkasnya.

Dari sisi analisis, langkah ini menunjukkan komitmen Pemko Padang dalam menjaga kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat. Di tengah maraknya depot air minum isi ulang, pengawasan ketat dan edukasi berkelanjutan menjadi kunci dalam menjamin keamanan pangan dan kesehatan publik.

Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com