Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sampaikan capaian fundamental ekonomi nasional dan stimulus triwulan pertama 2026 dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta.(Foto Dok. Setpres).
Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan sekaligus akselerasi. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 mencapai 5,39 persen, tertinggi di antara negara-negara G20. Aktivitas manufaktur berada di zona ekspansi, sementara indeks keyakinan konsumen terus meningkat.
Airlangga menegaskan bahwa konsumsi domestik menunjukkan tren positif, neraca perdagangan mencatatkan surplus selama 68 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa tetap tinggi dengan peringkat kredit pada level investment grade. Meski demikian, pemerintah tetap mencermati tantangan global serta outlook negatif dari lembaga pemeringkat internasional dengan menyiapkan strategi penerimaan negara dan peran Danantara.
Terkait stimulus ekonomi triwulan pertama 2026, Airlangga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan merealisasikan anggaran Rp60 triliun, yang menjadi dorongan signifikan bagi perekonomian. Pemerintah juga meluncurkan insentif transportasi berupa diskon tiket kereta api, angkutan laut, pesawat, hingga potongan tarif tol dengan total anggaran Rp911,16 miliar.
Di bidang perlindungan sosial, bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng akan disalurkan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp11,92 triliun. Selain itu, kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) ditetapkan pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang hari besar.
Rapat terbatas berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/2), dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red Minakonews.
