Indeks

Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras

Andrie Yunus Diserang Air Keras!
Aktivis KontraS mengalami luka serius di wajah dan mata kanan akibat serangan orang tak dikenal. KontraS desak aparat segera ungkap pelaku dan lindungi pegiat HAM. (Ilustrasi: Minakonews/AI).

JAKARTA (DKI Jakarta). MINAKONEWS. Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Menteng–Salemba, Jakarta Pusat. Serangan brutal ini menyebabkan luka bakar serius di wajah dan tubuh, dengan kondisi paling parah pada mata kanan yang kini dalam keadaan kritis.

KontraS dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa serangan terhadap Andrie bukan sekadar tindak kriminal, melainkan bentuk intimidasi terhadap gerakan masyarakat sipil. “Kami mengecam keras tindakan ini. Serangan terhadap Andrie adalah serangan terhadap kebebasan berekspresi dan perjuangan hak asasi manusia,” ujar Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya.

Andrie saat ini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Tim medis menyebut luka bakar mencapai sekitar 24 persen tubuh, dengan kerusakan paling parah di wajah dan mata kanan. Dokter spesialis mata melakukan penanganan intensif untuk menyelamatkan penglihatan korban, sementara operasi rekonstruksi wajah juga diperlukan.

Peristiwa penyiraman terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Kasus ini mendapat perhatian luas. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan penyidik KPK Novel Baswedan, yang pernah mengalami serangan serupa, membesuk Andrie di RSCM. Kehadiran mereka menegaskan solidaritas terhadap korban sekaligus desakan agar aparat segera mengungkap pelaku.

KontraS menuntut aparat penegak hukum segera melakukan investigasi menyeluruh. Publik menilai serangan ini memperlihatkan lemahnya perlindungan terhadap pegiat HAM di Indonesia, yang seharusnya dijamin oleh konstitusi dan hukum nasional. Jika tidak segera diungkap, kasus ini berpotensi memperburuk iklim demokrasi dan menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat sipil.

Penulis: Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com