Indeks

Banjir Sumut: Langkat Terparah, Ribuan Warga Mengungsi

Evakuasi warga Langkat di tengah banjir, aparat dan relawan bahu-membahu (Ilustrasi: DM/AI).

Langkat (Sumut). MINAKONEWS.COM – Kabupaten Langkat menjadi titik terparah banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatra Utara sejak akhir November 2025. Puluhan korban meninggal ditemukan, sementara ribuan warga mengungsi di Langkat, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai.

Data BNPB per 11 Desember 2025 mencatat total korban meninggal di tiga provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar) mencapai 969–971 orang, dengan 252 orang masih hilang. Di Sumut, ribuan rumah rusak, termasuk bagian dari 157.900 rumah terdampak di seluruh Sumatra. Infrastruktur publik juga lumpuh, dengan 1.200 fasilitas umum, 215 fasilitas kesehatan, dan 584 bangunan pendidikan rusak.

Dinas Kesehatan Sumut melaporkan pengungsi mulai terserang ISPA dan penyakit kulit. Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, dan relawan terus melakukan pencarian korban serta membuka akses jalan yang tertutup material longsor. Pemerintah menetapkan bantuan sebesar Rp 60 juta per rumah bagi korban bencana di Sumatra.

Penulis: Dur Mandala
Editor. : Red. Minakonews.com