Padang(Sumbar)
MINAKONEWS.COM – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kota Padang mengadakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I yang digelar di Hotel Kryad Bumi Minang Minggu(11/9)
Rapat Kerja Daerah yang digelar oleh BKMT Kota Padang bertujuan untuk menetapkan Program kerja untuk satu tahun kedepan pada periode 2021-2026. Dimana BKMT ini mempunyai program jangka pendek dan jangka panjang, ucap Triana Puspasari, SP.M.,Si, Sekretaris BKMT Kota Padang.
Program jangka pendek, contohnya bagaimana menghadirkan jemaah kesetiap pengajian di kota Padang dengan adanya struktur kebawah yaitu bagaimana BKMT ada di setiap kecamatan.
Dengan adanya Rakerda ini bisa melihat bagaimana yang dikecamatan-kecamatan perlu kita dorong, untuk ditingkat antusias partisipasi lebih aktif dari sebelumnya. BKMT kota Padang sudah terbentuk sejak tahun 1981 dan sudah lama vakum dan mulai bangkit tahun 2016-2021,”jelas Triana
Lebih lanjut Triana menjelaskan Majelis Taklim bertujuan untuk berdakwah. Jadi setiap ada kegiatan kami berjuang bersama relawan dengan beriuran secara badoncek. Untuk bisa menyelenggarakan kegiatan ini di Hotel.
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini kami mengupayakan adanya ekonomi Syariah dan menggandeng Bank Nagari Syariah untuk bermitra, supaya ekonomi lebih bangkit. Jadi Majelis Taklim ini bukan hanya pengajian, tapi juga bisa membantu ekonomi jemaah, bukan sekedar dakwah, tapi harus memikirkan ekonomi masyarakat,”Tutur Triana
Semoga BKMT ini mendapat berkah, melihat dari sisi ibu-ibu pengajian datang dan pergi dengan sukarela tanpa dibiyai, supaya bisa mendapatkan subsidi transpor. Untuk saat ini jumlah anggota Majelis Taklim yang ada di kota Padang lebih kurang 20 ribu orang sebelum dilakukan pendataan secara administrasi,”Ungkap Triana.
Kami berharap BKMT ini bisa bekerjasama dan bersinergi dengan organisasi lain,organisasi perempuan dan organisasi keagamaan yang memiliki visi dan misi yang sama dalam hal ekonomi, sosial.
Dari Pemko Padang, BKMT membahas masalah penyakit yang ada di masyarakat supaya dapat terbantu oleh pemerintah. Disini kami juga memiliki usaha produktif seperti keterampilan menjahit dan merajut. BKMT meminta pada pemerintah supaya disediakan wadah penampung sekaligus legitimasi untuk bisa diikut sertakan dalam kegiatan-kegiatan UMKM dengan Pemerintah, kata Triana. (Edril)
