Tanah Datar (Sumbar), MUNAKONEWS.COM – Dirancang khusus masyarakat Nagari Batu Taba bersama Pemerintah Nagari, Galundi Singkarak Festival didukung penuh para niniak mamak dan dipusatkan di tapian danau Singkarak kecamatan Batipuh Selatan, dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra Sabtu (29/10).
“Saya sangat bangga sekali hari ini, ini konsepnya sangat bagus. Tadi banyak yang mengirim pesan WhatsApp kepada Saya, selain itu foto yang beredar di berbagai media sosial juga bagus-bagus dan sangat indah sekali,” ujar Bupati Eka.
Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Wakil Bupati Richi Aprian, datang ke lokasi acara didampingi isteri masing-masing menggunakan setelan batik asli Batu Taba dengan motif Bilih Disalo Jeriamon.
Wali Nagari Batu Taba Desrianto mengucapkan terima kasih pada Pemda Tanah yang telah menganggarkan Rp.2,4 milyar pada tahun ini untuk pembangunan dermaga.
Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya mengatakan rasa bangganya karena Galundi Singkarak Festival yang merupakan rangkaian program unggulan pemerintah Kabupaten Tanah Datar Satu Nagari Satu Event ini dihadiri langsung oleh anggota DPD RI Hj. Ema Yohana.
Ini pertama kali terjadi, dari 11 rangkaian pelaksanaan program Satu Nagari Satu Event tidak pernah ada, baru pada pelaksanaan yang ke 12 dihadiri langsung oleh anggota DPD RI dan ini sangat luar biasa, kami berharap ibu Hj. Ema Yohana mau membantu kami memperjuangkannya di pusat nanti,” sampai Bupati Eka.
Kepada Panitia dan seluruh masyarakat nagari Batu Taba, Bupati Eka juga menyampaikan terima kasih karena telah mampu menggali potensi nagari ini dan menampilkannya dalam bentuk event yang diberi nama Galundi Singkarak Festival II ini.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinlady, mengatakan pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi Galundi Singkarak Festival II yang merupakan rangkaian dari program unggulan Satu Nagari Satu Event pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Wagub Audy juga menyampaikan kalau saat ini salah satu nagari di Tanah Datar yakni nagari Tuo Pariangan masuk 50 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022 dan diharapkan bisa keluar sebagai juara 1.
Kalau nagari Tuo Pariangan juara 1 ADWI 2022 berarti ini sejarah, perwakilan Sumatera Barat bisa menjadi juara, mari kita dukung dan doakan bersama dan Nagari Batu Taba ini juga bisa masuk sebagai salah satu calon desa wisata,” ujarnya.
Namun demikian, kata Wagup beberapa hal harus segera dipersiapkan kembali terutama yang paling penting sumber daya manusianya. “Itu yang paling penting untuk membangun dunia pariwisata, yang utama adalah pelayanan. Pelayanan harus baik, kebersihan juga harus dijaga,” pungkasnya.(MSR).
