Indeks

Bupati Dharmasraya Prioritaskan Perbaikan Ruas Jalan Pulai–Simpang Tabek

Pemkab Dharmasraya alokasikan Rp6,6 miliar untuk perbaikan ruas Pulai–Simpang Tabek. Jalur ini diusulkan jadi akses feeder tol ke Bappenas, meski daerah hadapi defisit Rp96 miliar (Dok. Ist.).

Dharmasraya (Sumatera Barat), MINAKONEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menetapkan ruas jalan Pulai–Simpang Tabek sebagai salah satu prioritas perbaikan infrastruktur dasar tahun 2025.

Jalur ini dinilai strategis karena menghubungkan Kecamatan Padang Laweh dan Timpeh menuju Lintas Sumatra, sekaligus menjadi akses lintas provinsi dari Jambi dan Riau ke Sumatera Barat.

Berdasarkan data Dinas PUPR dan Badan Pusat Statistik Dharmasraya, lebih dari 38% ruas jalan kabupaten masih dalam kondisi rusak ringan hingga berat, termasuk Pulai–Simpang Tabek yang mengalami kerusakan di beberapa titik akibat curah hujan tinggi dan beban kendaraan berat.

Ruas ini juga diusulkan sebagai pintu masuk feeder tol yang tengah diajukan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pemerintah daerah mengalokasikan Rp6,6 miliar melalui APBD-P 2025 untuk perbaikannya, meskipun tengah menghadapi defisit anggaran sebesar Rp96 miliar.

Warga setempat menyambut baik rencana tersebut. Menurut Riko, warga Padang Laweh, kondisi jalan yang rusak telah lama menghambat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar akses antar kecamatan dan ke provinsi tetangga semakin lancar.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan bahwa ruas ini memiliki nilai strategis tinggi. Ia mengatakan bahwa meski berada dalam keterbatasan fiskal, pembangunan infrastruktur dasar tetap harus berjalan. “Ruas ini kita prioritaskan karena menjadi jalur vital antar kecamatan dan antar provinsi. Selain itu, kita juga sedang mengusulkan agar jalur ini menjadi akses menuju pintu feeder tol yang telah kita ajukan ke Bappenas,” ujarnya.

Selain Pulai–Simpang Tabek, beberapa ruas lain juga masuk dalam daftar prioritas perbaikan, antara lain Simpang Blok E–Sipangkur dan Simpang Lawai–Sitiung Lama. Perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kegiatan sosial masyarakat.

Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com