Sekda Kabupaten Solok memimpin Rakor dilingkup Pemda Senin (09/01).(Foto : Eli).
Solok (Sumbar) MINAKONEWS.COM – Untuk mencapai perubahan yang lebih baik, Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar yang di wakili Sekretaris Daerah Medison, S.Sos.,M.Si memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan di lingkup Pemda Senin (09/01).
Tampak hadir mengikuti Rakor Pemerintahan Asisten I Drs. Syahrial, M.M, Asisten II Syaiful, S.T.,M.T, Asisten III Edityawarman, S.Sos.,M.Si, Staf Ahli Bidang Ekbang Kesra Eva Nasri, S.H., M.M, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan SDM mulyadi marcos, S.E.,M.M, Kepala OPD dan Camat se- Kabupaten Solok.
Ast 1 Drs Syahrial menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini adalah agenda rutin yg di lakukan setiap tahun,
Ada banyak agenda -agenda yang harus di kejar dari awal tahun agar tidak sampai menumpuk di akhir tahun
Pada kesempatan tersebut ia menghimbau agar masing-masing SKPD betul-betul mempersiapkan dari awal tahun ini untuk mencapai perubahan yang lebih baik, contohnya dalam waktu dekat pada bagian Kesra, akan mengikuti event MTQ Nasional di Solok selatan Bagian dinas pendidikan akan mengadakan Porprov.
Selain itu Syahrial mengatakan tahun ini merupakan tahun politik, agar tetap menjaga situasi, berhati-hati, tetap pada prosedur yang jelas dan semua administrasi yang tercatat rapi, jangan beri celah kepada oknum-oknum yang nanti akan menimbulkan masalah di kemudian hari.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison menyampaikan bahwa dalam arahan presiden, Mendagri dinilai bagus dalam pengendalian inflasi. Oleh karena untuk seluruh kepala OPD,
mulai senin untuk dapat hadir tanpa di wakili tanpa terkecuali pada jam 8 pagi untuk rapat koordinasi inflasi daerah.
Medison juga mengatakan mengawali tahun segera selesaikan kewajiban laporan di tahun 2022, ini menjadi prioritas, menuntaskan laporan pertanggungjawaban keuangan
dan rekon aset, terkait barang persediaan, ini ada batas waktu sampai 15 januari 2023. Target kita laporan keuangan ke BPK di akhir Januari sudah di aporkan paling lambat 25 Januari 2023.
Lebih lanjut di sampaikannya, di awal tahun tentu ada percepatan-percepatan yang harus di lakukan, diantaranya percepatan penunjukan pengelola keuangan, percepatan program 2023 dimana persyaratannya harus entri SIRUP di aplikasi, kalau hal tersebut tidak dilakukan, tidak akan bisa masuk pengadaan barang dan jasa. Semua dilakukan secara bersama-sama, untuk itu harus bisa mengkoordinir personil internal, Percepatan pelaksanaan pekerjaan yang bersifat PL ataupun Tender, untuk itu diminta agar segera mempersiapkan dokumen perencanaannya.
Untuk meningkatkan kualitas sistem dalam pemerintahan, agar dimohon untuk memfungsikan sistem kerja bertingkat,
Untuk tahun 2023, agar melakukan peningkatan dalam hal paraf surat dari yang manual menjadi paraf digital
Medison juga menyampaikan di tahun 2023 ini, Pemerintah Daerah akan menganggarkan peningkatan kapasitas aparatur, pembekalan KPA, PPK PPTK dan pejabat pengelola keuangan.
KPA/PPK wajib memiliki sertifikat kompetensi dimana untuk memperoleh hal tersebut, pemda akan membiayainya dan bekerjasama dengan lembaga
yang ada di Unand.
Lebih jelas di sampaikan medison juga program prioritas pada tahun 2023 di antaranya, Revisi penyusunan perda RTRW, RIPPARDA, PDAM, dan LP2B, Penyusunan perda penyertaan modal ke PERUMDA SOLINDA, Percepatan jalan kabupaten, dimana Bupati berharap pada saat HUT RI ke 78, jalan kabupaten telah bagus dan layak, Pemilihan Walinagari, Hari ulang tahun Kabupaten Solok, Festival pariwisata 5 danau, Peningkatan RSUD arosuka menjadi rumah sakit rujukan penyakit jantung dan stroke dan pengendalian inflasi daerah.(Eli)
