Ilustrasi transisi Program MBG Ramadan dari makanan siap saji ke bantuan uang tunai yang diterima orang tua siswa, dengan latar nuansa masjid dan bulan sabit (Ilustrasi: Minakonews/AI).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang selama bulan Ramadan berpotensi berubah skema. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengusulkan agar bantuan tidak lagi berupa makanan siap saji, melainkan uang tunai yang diserahkan kepada orang tua siswa. Usulan ini mendapat dukungan dari DPRD Padang, dengan catatan regulasi dan mekanisme penyaluran harus jelas.
Dalam rapat evaluasi MBG di Balai Kota Padang, Maigus menjelaskan bahwa distribusi makanan ke sekolah akan terkendala karena siswa mengikuti Pesantren Ramadan di masjid dan musala. Bantuan uang dinilai lebih fleksibel, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui pasar takjil (Pasa Pabukoan).
Ketua DPRD Padang, Muharlion, menegaskan dukungan prinsip terhadap usulan tersebut. “Jika ada regulasi resmi dari pemerintah pusat, maka pelaksana teknis di daerah tinggal menjalankan. Yang penting mekanisme jelas dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.
Nilai perputaran dana MBG di Padang mencapai sekitar Rp1,4 miliar per hari. Kebijakan ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Publik kini menunggu kepastian regulasi dari pemerintah pusat apakah skema tunai benar-benar diterapkan selama Ramadan.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
