Indeks

Dua Tiga, Pulau Terlampau

Tasik, (Jabar) Minakonews.Com – Alhamdulillah, dengan izin dan ridho – Nya, acara Halal.Bihalal, silaturahmi bersama KIBAR Nusantara dengan perantau USA dan IKM di tanah Pasundan, tersirat dua tiga, pulau terlampaui.

Arti dan maknanya sudah berdiri dan dideklarasikan kehadiran Komunitas Independence Bersama Aliensi Rakyat (KIBAR) Nusantara dan Sulit Air Social (SAS) Foundation, Sabtu malam (21/5).

Keberadaan komunitas ini tidak terlepas dari dukungan dan partisi pasi segenap warga masyarakat yang dicita citakan untuk membantu warga dalam kehidupan sosial, pendidikan dan ekonomi secara bersama sama, sebagai yang diungkapkan oleh anak rantau pada acara Sakral malam itu, berbunyi :

Sadanciang Bak Basi, Saciok Bak Ayam, Barek Samo Dipikua Ringan Samo Dijinjiang ” pepatah orang tua Kito dahulu di ranah minang begitu lah yang diterapkan dalam mencapai, kemajuan anak kaponakan, warga dikasihi, urang kampung diperhatikan terwujudlah Indonesia merdeka.

Halal Bihalal salah satu perekat silaturahmi dunsanak dan warga yang jauh menjadi dekat, Hablumminnallah, Hablumminnannas, sebab turun ayat tersebut, belum seimbang dalam aplikasi di kehidupan bermasyarakat.

Seharusnya seimbang, 50 – 50, Kenya taan, 80 -20, bahkan mencapai 90-10.
Tentu sahabat dan Sdrku bertanya tanya apa yan dimaksud 50-50 tersebut. Hubungan manusia dalam aplikasi kehidupan dengan Allah lebih mendominasi dibandingkan dengan hubungan dengan manusia.

Sebenarnya, Minnannas, itu bagian dari Minallah yang dalam kehidupan sehari didominasi oleh Minalllah, sementara, Minannas hanya ada di sekitar 20 atau lebih rendah hanya 0.5 persen.

Oleh sebab itu berdiri SAS Foundation dengan program Sosial, membantu warga yang di kampung halaman dan di rantau, bukan hanya untuk warga tertentu tetapi untuk masyarakat agar bisa duduk sama rendah, dan berdiri sama tinggi untuk kelangsungan kehidupan dan penghidupannya lebih baik.

Sedangkan di bidang program pendidikan, membantu putra putri yang drop out agar bisa belajar lagi dan diikutsertakan berbagai pelatihan (Training) sehingga terampil.

Selain itu juga membimbing calon Sarjono, menjadi Sarjana yang kualifaid berdasarkan hasil research yang ber pedoman kepada “Das Sollen und Das Sein”.

Program bidang ekonomi saat ini kerjasama dengan KIBAR Nusantara yang akan mengelola di bidang Agri Bisnis, yakni pertanian, peternakan dan perkebunan mendukung program pemerintah di bidang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sudah berjalan sejak tahun 2019 lalu.

Berdirinya Perkumpulan KIBAR Nusantara dan SAS Foundation yang dideklarasikan di kota Tasikmalaya Priangan Timur Minggu malam dengan yel yel yel, sukses, yes yes yes yes oleh warga yang tergabung di Induk Keluarga Minangkabau dan perantau USA.

Ucapan terima kasih kepada partisipasi warga perantau Marsda TNI P Zulhasymi, Prof Yurnalis CEO Yarsi, Datuk Tan Aceh dari Sulit Air, Ibu Meliduha ketua Umum GMPI, DR H Yanuardi, MPD, Ibu.Artheri anggota DPR RI dan Mardian SE, SH, pengusaha muda Pasar Rumput Jakarta Selatan.

Juga terima kasih kepada Ketua Umum Laskar Macan Asia Abd Rahman Suhu, yang hadir dengan anggotanya dari provinsi Riau Bapak Yuslizar, Yarlis dan Kepala Desa kabupaten Kampar Bapak Basri yang telah membantu baik moril dan material.

Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Riki Junaidi dengan anggota datang dari Palembang Sumsel terlaksana acara Deklarasi yang sangat sukses dan meriah didukung juga oleh warga masyarakat di wilayah kampung Cipaenang RT 01/03 kelurahan Suka Maju Kecamatan Indihiang Tasikmalaya kota.

Ucapan khusus kepada sesepuh dari Bumi Pasundan H UAS Resita lebih dikenal nama Komunitas Uas Resita DENGAN TIM yang masih aktif membantu berbagai kegiatan untuk kemajuan, katanya sungguh. (Risto).