Indeks

Hoaks 2030 Dipatahkan: Indonesia Tegas Menolak Klaim Cina di Natuna

Ilustrasi sengketa Laut Natuna: Indonesia tegak menjaga kedaulatan, menolak klaim sepihak ‘Nine Dash Line’ Cina.(Infografis: Minakonews/AI).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS –
Isu yang beredar di media sosial tentang prediksi Indonesia akan dikuasai Cina pada 2030 kembali ditegaskan sebagai hoaks. Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan resmi Juni 2026 menolak klaim sepihak “Nine Dash Line” Cina di Laut Natuna Utara. “Indonesia tetap berdaulat penuh atas wilayah dan yurisdiksi di Natuna Utara sesuai UNCLOS 1982,” ujar Juru Bicara Kemlu RI Lalu Muhamad Iqbal.

Data Bakamla mencatat sepanjang Januari–Juni 2026 terdapat 12 insiden kapal asing masuk ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna Utara. Dari jumlah itu, 7 insiden melibatkan kapal China Coast Guard. Semua berhasil ditangani dengan pengusiran persuasif namun tegas oleh kapal patroli Indonesia.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali menegaskan patroli di Natuna ditingkatkan hingga 40 persen lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Penambahan armada kapal cepat dan pesawat intai maritim dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap kedaulatan Indonesia.

Pengamat hubungan internasional Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, menilai narasi Indonesia akan dikuasai Cina hanyalah propaganda menyesatkan. “Fakta geopolitik menunjukkan Indonesia tetap berdaulat penuh, dan pemerintah aktif menggunakan diplomasi serta penguatan pertahanan,” ujarnya dalam diskusi publik.

Caption: “Indonesia tetap berdaulat, Natuna dijaga penuh.”

Penulis: Wangkadon Dwitya/Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com

Exit mobile version